Otomotif
BREAKING NEWS :
Sosok Syekh Ma'sum Tambusai di Mata Pj Gubernur Riau SF Hariyanto
 
Mobil Pakai Fitur ADAS Tak Bisa Asal Perbaiki, Ini Sebabnya
Minggu, 09 Juni 2024 - 10:05:03 WIB

JAKARTA - Teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang kini menjadi fitur standar pada banyak mobil modern, termasuk BMW dan MINI, memberikan banyak manfaat bagi pengendara.

Namun, ketika kendaraan ini mengalami kecelakaan, perbaikan mobil dengan fitur ADAS memerlukan keterampilan dan ketelitian tinggi.

Managing Director BMW Ultima, Rudy Kuswandi menjelaskan tantangan dalam perbaikan kendaraan yang dilengkapi dengan ADAS.

"BMW dan MINI itu, kendaraannya sudah memiliki standar yang cukup tinggi. Jadi material yang digunakan juga safety features yang ada juga high end," kata Rudy dilansir detik.conm, Minggu (9/6/2024).

"Material yang digunakan paling banyak saat ini untuk BMW dan MINI adalah aluminium, karbon, itu tidak bisa sembarangan di-repair. Jadi harus presisi," sambungnya.

Rudy menambahkan, fitur ADAS pada mobil modern menambah kompleksitas dalam perbaikan.

"Yang kita tahu semua rata-rata mobil-mobil modern sekarang sudah dilengkapi ADAS. Nah itu juga perbaikan bodinya juga harus presisi dan tidak bisa sembarangan," ujarnya.

Pendapat Rudy ini didukung oleh survei dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), sebuah organisasi independen asal Amerika Serikat yang fokus pada keselamatan berkendara. Survei IIHS menemukan bahwa sebagian pemilik mobil ADAS mengalami kesulitan dalam perbaikan teknologi ini setelah kecelakaan.

"Sebagian besar dari 3.000-an pemilik mobil yang kami hubungi mengatakan, mereka tidak pernah memerlukan perbaikan fitur penghindar kecelakaan. Namun bagi sebagian kecil pemilik yang sudah melakukan perbaikan, masalahnya tidak selalu dapat diselesaikan dengan mudah," ungkap Peneliti Senior IIHS, Alexandra Mueller.

Meskipun ada tantangan dalam perbaikan, survei IIHS menunjukkan bahwa konsumen tetap tertarik untuk membeli mobil dengan fitur ADAS.

"Banyak yang mengalami masalah dengan teknologi setelahnya, dan beberapa mengatakan mereka harus memperbaiki fitur yang sama lebih dari sekali. Namun, sebagian besar mengatakan mereka akan membeli kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi tersebut lagi dan sebagian besar merasa puas dengan biaya yang harus dikeluarkan," lanjut Alexandra.

Kehadiran ADAS memang sangat membantu pengendara, namun saat terjadi kecelakaan, kalibrasi ulang sistem ini menjadi tantangan.

Menurut IIHS, kaca depan yang dilengkapi sensor pendeteksi kecelakaan memerlukan kalibrasi ulang yang presisi, seringkali membutuhkan teknisi tersertifikasi dan alat mahal.

"Produsen juga harus berupaya menyederhanakan dan menstandarkan prosedur kalibrasi dan memastikan bahwa bengkel memiliki informasi yang memadai tentang cara memulihkan fungsionalitas penuh pada fitur yang terpengaruh," saran IIHS.

Kesimpulannya, meskipun ADAS meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, perbaikan pasca-kecelakaan memerlukan keterampilan khusus dan teknologi canggih, menuntut kesiapan bengkel dan produsen untuk mengatasi tantangan ini.(*)

   




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Sosok Syekh Ma'sum Tambusai di Mata Pj Gubernur Riau SF Hariyanto
  • Sekda Ingatkan ASN Pemko Pekanbaru Tak Tambah Libur
  • Lampaui Jokowi dan Terberat se-Sumatera, Politisi Muda Pekanbaru Kurban Sapi 1,3 Ton
  • Peningkatan Arus Balik Iduladha di Tol Riau Diprediksi Memuncak Hari ini
  • Proses Pengisian Jabatan Eselon II Pemprov Riau dalam Pengajuan Rekomendasi KASN
  •  
    Komentar Anda :

     
     

    Suzuki.
    Emisi Gas Buang Suzuki
    Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
     
     
     
    MobiL
    Showroom Event Suzuki SBT SM Amin
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved