Otomotif
BREAKING NEWS :
Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
 


Mobil Pakai Fitur ADAS Tak Bisa Asal Perbaiki, Ini Sebabnya
Minggu, 09 Juni 2024 - 10:05:03 WIB
Body repair mobil dengan fitur ADAS.(ilustrasi/int)
Body repair mobil dengan fitur ADAS.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang kini menjadi fitur standar pada banyak mobil modern, termasuk BMW dan MINI, memberikan banyak manfaat bagi pengendara.

Namun, ketika kendaraan ini mengalami kecelakaan, perbaikan mobil dengan fitur ADAS memerlukan keterampilan dan ketelitian tinggi.

Managing Director BMW Ultima, Rudy Kuswandi menjelaskan tantangan dalam perbaikan kendaraan yang dilengkapi dengan ADAS.

"BMW dan MINI itu, kendaraannya sudah memiliki standar yang cukup tinggi. Jadi material yang digunakan juga safety features yang ada juga high end," kata Rudy dilansir detik.conm, Minggu (9/6/2024).

"Material yang digunakan paling banyak saat ini untuk BMW dan MINI adalah aluminium, karbon, itu tidak bisa sembarangan di-repair. Jadi harus presisi," sambungnya.

Rudy menambahkan, fitur ADAS pada mobil modern menambah kompleksitas dalam perbaikan.

"Yang kita tahu semua rata-rata mobil-mobil modern sekarang sudah dilengkapi ADAS. Nah itu juga perbaikan bodinya juga harus presisi dan tidak bisa sembarangan," ujarnya.

Pendapat Rudy ini didukung oleh survei dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), sebuah organisasi independen asal Amerika Serikat yang fokus pada keselamatan berkendara. Survei IIHS menemukan bahwa sebagian pemilik mobil ADAS mengalami kesulitan dalam perbaikan teknologi ini setelah kecelakaan.

"Sebagian besar dari 3.000-an pemilik mobil yang kami hubungi mengatakan, mereka tidak pernah memerlukan perbaikan fitur penghindar kecelakaan. Namun bagi sebagian kecil pemilik yang sudah melakukan perbaikan, masalahnya tidak selalu dapat diselesaikan dengan mudah," ungkap Peneliti Senior IIHS, Alexandra Mueller.

Meskipun ada tantangan dalam perbaikan, survei IIHS menunjukkan bahwa konsumen tetap tertarik untuk membeli mobil dengan fitur ADAS.

"Banyak yang mengalami masalah dengan teknologi setelahnya, dan beberapa mengatakan mereka harus memperbaiki fitur yang sama lebih dari sekali. Namun, sebagian besar mengatakan mereka akan membeli kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi tersebut lagi dan sebagian besar merasa puas dengan biaya yang harus dikeluarkan," lanjut Alexandra.

Kehadiran ADAS memang sangat membantu pengendara, namun saat terjadi kecelakaan, kalibrasi ulang sistem ini menjadi tantangan.

Menurut IIHS, kaca depan yang dilengkapi sensor pendeteksi kecelakaan memerlukan kalibrasi ulang yang presisi, seringkali membutuhkan teknisi tersertifikasi dan alat mahal.

"Produsen juga harus berupaya menyederhanakan dan menstandarkan prosedur kalibrasi dan memastikan bahwa bengkel memiliki informasi yang memadai tentang cara memulihkan fungsionalitas penuh pada fitur yang terpengaruh," saran IIHS.

Kesimpulannya, meskipun ADAS meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, perbaikan pasca-kecelakaan memerlukan keterampilan khusus dan teknologi canggih, menuntut kesiapan bengkel dan produsen untuk mengatasi tantangan ini.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerapan aturan bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di Riau hanya sementara.(ilustrasi/int)Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)Prestasi Diakui Nasional, Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Daftar Elit Liga 2
Seleksi Komisi Informasi Riau.(ilustrasi/int)Resmi Diumumkan! Ini 15 Kandidat Komisi Informasi Riau yang Lanjut ke Tahap Berikutnya
DPRD Pekanbaru sahkan Penambahan 2 OPD Pemko Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Pariwisata dan Budaya Dipisah, Pemko Pekanbaru Fokus Garap Identitas Melayu dan Sektor Kreatif
Samson, sapi kurban hampir 1 ton dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Dumai.(foto: bambang/halloriau.com)Samson, Sapi Simental 910 Kg dari Jayamukti Jadi Pilihan Presiden Prabowo untuk Masyarakat Dumai
  Bupati Kampar instruksikan penyaluran hewan kurban sampai desa terpencil.(ilustrasi/int)Desa Ludai dan Muara Bio Jadi Fokus Distribusi Hewan Kurban di Kampar
Pemkab Pelalawan mengikuti peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi.(foto: andi/halloriau.com)Pelalawan Siap Integrasikan Pendidikan Antikorupsi ke Sekolah, Ini Arahan Pemerintah Pusat
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tinggal 23 Titik, Riau Hanya Satu di Indragiri Hulu
Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.(foto: int)Bukan Sekadar Pajangan Birokrasi, Disbud Pekanbaru Dituntut "Tancap Gas" Jaga Marwah Melayu
ist.BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved