JAKARTA - Varian baru Honda HR-V 1.5 E Special Edition diklaim telah mendapat sambutan positif. Honda sengaja meluncurkan model ini untuk memenuhi permintaan konsumen yang ingin memiliki HR-V 1.5L dengan kemewahan yang ada pada model 1.8L-nya.
Dari sisi harga, HR-V spesial edition berkapasitas 1.500 cc dengan 1.800 cc, memiliki selisih harga sekitar Rp 65 juta. Artinya kondisi ini bisa menimbulkan pergeseran konsumen.
"Kita sudah prediksikan bila nanti ada pergeseran dari konsumen 1.8L ke 1.5L Special Edition. Karena varian ini membuka segmen baru, bila sebelumnya konsumen memikirkan versi yang 1.8L merasa berat, dengan adanya varian ini akan lebih ringan," ucap Marketing and After sales Service Director HPM Jonfis Fandy kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).
Jonfis memprediksikan akan terjadi pergeseran konsumen HR-V 1.8L sebanyak lima persen. Namun dia optimistis bila pasar untuk 1.8L akan tetap ada karena keduanya memiliki target market yang berbeda.
"Secara target pasarnya kan beda, bila ada konsumen yang punya uang lebih yang tetap 1.8L, karena lebih prestige," kata Jonfis.
Positifnya penerimaan model tertinggi pada keluarga HR-V 1.5 ini dibuktikan dari pencapaiannya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIAS) 2018 kemarin. Selama 11 hari pameran, seluruh model HR-V menerima surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1.600 unit, dari jumlah itu 35 persenya disumbang oleh versi 1.5L Special Edition.
Honda sendiri sudah menetapkan target penjualan untuk varian baru HR-V, yakni 2.000-2.500 unit perbulannya. Sementara target besarnya, model baru ini diharapkan bisa mendominasi sekitar 40 sampai 50 persen penjualan Honda. (kompas)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Varian baru Honda HR-V 1.5 E Special Edition diklaim telah mendapat
sambutan positif. Honda sengaja meluncurkan model ini untuk memenuhi
permintaan konsumen yang ingin memiliki HR-V 1.5L dengan kemewahan yang
ada pada model 1.8L-nya.
Dari sisi harga, HR-V spesial edition berkapasitas 1.500 cc dengan 1.800
cc, memiliki selisih harga sekitar Rp 65 juta. Artinya kondisi ini bisa
menimbulkan pergeseran konsumen.
"Kita sudah prediksikan bila nanti ada pergeseran dari konsumen 1.8L ke
1.5L Special Edition. Karena varian ini membuka segmen baru, bila
sebelumnya konsumen memikirkan versi yang 1.8L merasa berat, dengan
adanya varian ini akan lebih ringan," ucap Marketing and After sales
Service Director HPM Jonfis Fandy kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).
Baca juga: Honda Remajakan HR-V, Ini Detail Ubahannya
Jonfis memprediksikan akan terjadi pergeseran konsumen HR-V 1.8L
sebanyak lima persen. Namun dia optimistis bila pasar untuk 1.8L akan
tetap ada karena keduanya memiliki target market yang berbeda.
"Secara target pasarnya kan beda, bila ada konsumen yang punya uang
lebih yang tetap 1.8L, karena lebih prestige," kata Jonfis.
New Honda HR-V di GIIAS 2018
New Honda HR-V di GIIAS 2018(STANLY RAVEL)
Positifnya penerimaan model tertinggi pada keluarga HR-V 1.5 ini
dibuktikan dari pencapaiannya dalam ajang Gaikindo Indonesia
International Auto Show (GIAS) 2018 kemarin. Selama 11 hari pameran,
seluruh model HR-V menerima surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak
1.600 unit, dari jumlah itu 35 persenya disumbang oleh versi 1.5L
Special Edition.
Honda sendiri sudah menetapkan target penjualan untuk varian baru HR-V,
yakni 2.000-2.500 unit perbulannya. Sementara target besarnya, model
baru ini diharapkan bisa mendominasi sekitar 40 sampai 50 persen
penjualan Honda.
Artikel ini telah tayang di
Kompas.com dengan judul "Varian Baru HR-V Rebut Konsumen Segmen Serupa ",
https://otomotif.kompas.com/read/2018/08/30/090200515/varian-baru-hr-v-rebut-konsumen-segmen-serupa-.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan
JAKARTA, KOMPAS.com -
Varian baru Honda HR-V 1.5 E Special Edition diklaim telah mendapat
sambutan positif. Honda sengaja meluncurkan model ini untuk memenuhi
permintaan konsumen yang ingin memiliki HR-V 1.5L dengan kemewahan yang
ada pada model 1.8L-nya.
Dari sisi harga, HR-V spesial edition berkapasitas 1.500 cc dengan 1.800
cc, memiliki selisih harga sekitar Rp 65 juta. Artinya kondisi ini bisa
menimbulkan pergeseran konsumen.
"Kita sudah prediksikan bila nanti ada pergeseran dari konsumen 1.8L ke
1.5L Special Edition. Karena varian ini membuka segmen baru, bila
sebelumnya konsumen memikirkan versi yang 1.8L merasa berat, dengan
adanya varian ini akan lebih ringan," ucap Marketing and After sales
Service Director HPM Jonfis Fandy kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).
Baca juga: Honda Remajakan HR-V, Ini Detail Ubahannya
Jonfis memprediksikan akan terjadi pergeseran konsumen HR-V 1.8L
sebanyak lima persen. Namun dia optimistis bila pasar untuk 1.8L akan
tetap ada karena keduanya memiliki target market yang berbeda.
"Secara target pasarnya kan beda, bila ada konsumen yang punya uang
lebih yang tetap 1.8L, karena lebih prestige," kata Jonfis.
New Honda HR-V di GIIAS 2018
New Honda HR-V di GIIAS 2018(STANLY RAVEL)
Positifnya penerimaan model tertinggi pada keluarga HR-V 1.5 ini
dibuktikan dari pencapaiannya dalam ajang Gaikindo Indonesia
International Auto Show (GIAS) 2018 kemarin. Selama 11 hari pameran,
seluruh model HR-V menerima surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak
1.600 unit, dari jumlah itu 35 persenya disumbang oleh versi 1.5L
Special Edition.
Honda sendiri sudah menetapkan target penjualan untuk varian baru HR-V,
yakni 2.000-2.500 unit perbulannya. Sementara target besarnya, model
baru ini diharapkan bisa mendominasi sekitar 40 sampai 50 persen
penjualan Honda.
Artikel ini telah tayang di
Kompas.com dengan judul "Varian Baru HR-V Rebut Konsumen Segmen Serupa ",
https://otomotif.kompas.com/read/2018/08/30/090200515/varian-baru-hr-v-rebut-konsumen-segmen-serupa-.
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan