www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Sejumlah Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Hari Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Diduga Warganya Hilang Dibajak, Irwan Nasir Dampingi Kepala Desa Pelantai Lapor ke Ombudsman
Senin, 21 Juni 2021 - 19:17:29 WIB
Mantan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dampingi kepala Desa Pelantai melaporkan warganya yang hilang ke Ombudsman
Mantan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dampingi kepala Desa Pelantai melaporkan warganya yang hilang ke Ombudsman

PEKANBARU - Walaupun sudah tidak menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir tetap mendampingi Kepala Desa Pelantai, Kecamatan Merbau, Khairi untuk melaporkan warganya yang hilang ke Ombudsman Provinsi Riau, Senin (21/6/2021).

Pelaporan yang juga didampingi kuasa hukumnya, Bony Nofriza SH itu berkaitan dengan dihentikannya penyelidikan oleh kepolisian Resort Indragiri Hilir beberapa waktu lalu.

Irwan Nasir mengatakan jika dirinya tidak tinggal diam jika ada warganya yang hilang, namun hingga kini belum mendapatkan kejelasan, sementara keluarga korban masih menanti kabar tersebut.

"Saat ini ada tiga orang warga Kepulauan Meranti yang hilang dan hingga kini tidak ada kabarnya sama sekali, sementara sanak keluarga mereka menunggu, tentunya kita tidak akan tinggal diam dan berharap ini ada titik terangnya," kata Irwan Nasir.

Diceritakannya, awal kejadian bermula saat kapal milik Kepala Desa Pelantai, Khairi disewa oleh salah seorang pengusaha untuk membawa muatan berupa biji kelapa dari Tanjung Jabung, Jambi ke Guntung, Tembilahan. Didalamnya terdapat awak kapal dan tiga orang diantaranya merupakan warga Kepulauan Meranti.

Namun ditengah perjalanan, kapal dikabarkan karam di perbatasan Riau- Jambi dan tiga ABK yang merupakan warga Kepulauan Meranti itu hilang, anehnya sang kapten dinyatakan selamat dan bangkai kapal beserta muatannya hilang tidak berbekas.

Dikatakan, pihaknya sudah melaporkan ke beberapa pihak, namun belum ada tanggapan.

"Awalnya kita sudah melaporkan hal ini ke Bakamla Batam, kemudian ke Ditpolair Polda Kepri, namun tidak ada respon, baru kemudian kita melaporkan hal ini ke Polres Inhil dan laporan kita diterima. Setelah itu pihak kepolisian menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan penyelidikan dihentikan dengan alasan kapal dinyatakan karam," ujar Irwan.

Dengan melaporkan hal ini ke Ombudsman, Irwan mengharapkan kasus ini dilakukan penyelidikan kembali dan berharap korban ditemukan.

"Kita berharap kasus ini dilakukan penyelidikan kembali dan korban bisa ditemukan, saat ini kan kita tidak tahu apakah korban disekap, ditawan ataupun dibunuh. Dari pernyataan kapten kapal tenggelam, namun anehnya barang bawaan berupa kelapa tidak ada ditemukan di sekitar tempat kejadian, ini kan sangat aneh. Minggu depan kita akan bawa keluarga korban ke komisi II DPR RI dan memperjuangkan hal ini hingga ke tingkat nasional," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa, Pelantai, Khairi yang dikonfirmasi mengatakan kapal dengan kapasitas 150 ton itu
merupakan miliknya dan ada tiga warga Kepulauan Meranti yang ikut dan dua orang diantaranya merupakan saudara dekatnya. Dirinya merasakan keanehan dalam peristiwa ini, untuk itulah dia berusaha untuk mendapatkan keadilan agar warganya yang hilang bisa ditemukan.

"Saya mendapatkan kabar dari kapten jika kapal itu karam pada 9 Desember 2020 lalu dan ABK dinyatakan hilang, padahal beberapa saat setelah kejadian, kita masih bisa berkomunikasi dengan ABK. Didalam kapal itu ada abang kandung dan sepupu saya. Saya merasakan keanehan dalam peristiwa ini, sepertinya sudah ada rencana jahat yang disusun rapi, apalagi pihak kepolisian tampaknya tidak maksimal dalam melakukan penyelidikan. Untuk itu kami terus memperjuangkan hal ini untuk mendapatkan kepastian," ungkap Khairi.

Penulis : Ali Imroen


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiSejumlah Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Hari Ini
Kepala Satpol PP Pekanbaru Iwan SimatupangPelaku Usaha yang Membandel Saat PPKM Diberi Surat Peringatan
Nia RamadhaniSopir Nia Ramadhani Mengaku Tak Digaji, Cuman Dikasih Uang Bensin Motor
Dinas Perhubungan Provinsi Riau bersama tim gabungan dari POM TNI AD, Ditlantas Polda Riau dan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau melakukan razia kendaraan angkutan barang termasuk truk Over Dimensi Over Load92 Truk Ditilang Selama Tiga Hari Razia Tim Gabungan
Kapolda Riau saat membagikan sembako ke warga. Polda Riau Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
  Demo Jokowi End Game Belum Mulai, Polisi Tangkapi Sejumlah Pemuda
ilustrasi6 Tanda Pasangan Berselingkuh, Apa Saja?
ilustrasiRamalan Zodiak 24 Juli 2021: Capricorn, Aquarius, dan Pisces, Saatnya Cari Teman Hidup
AMSI Akan Luncurkan Crisis Center Covid-19
SyamsurizalSyamsurizal Dipastikan Pimpin PPP Riau, Siapa Calon Sekretaris?
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved