www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada Voucher Booking Prostitusi Online, Ini Tanggapan Manager Hotel Red 9
Senin, 03 Februari 2020 - 16:39:29 WIB
Foto voucher booking online yang mengatasnamakan Hotel Red 9 Selatpanjang yang dibantah pihak hotel.
Foto voucher booking online yang mengatasnamakan Hotel Red 9 Selatpanjang yang dibantah pihak hotel.

SELATPANJANG - Sejumlah penginapan di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti disinyalir kerap dijadikan oknum Pekerja Seks Komersial (PSK) dan lelaki hidung belang sebagai tempat prostitusi berbasis online.

Dari hasil penelusuran, para wanita penjaja cinta ini banyak menggunakan aplikasi yang ada di smartphone, salah satunya adalah MiChat.

Akun-akun yang menawarkan jasa untuk para lelaki hidung belang ini rerata wanita berusia 19 hingga 35 tahun.

Sementara untuk jasa di atas ranjang, short time juga di kisaran Rp500 Ribu, sedangkan long time bisa mencapai Rp 1 Juta.

Open order terpasang di bio akunnya. Mereka standby di beberapa hotel. Siap sedia menerima orderan dari orang-orang yang “menemukannya” di MiChat. Cukup dengan mengetik pesan, pria hidung belang sudah dapat BO wanita yang menjajakan dirinya di aplikasi online.

Wartawan media ini mencoba menelusuri prostitusi BO dengan cara menyamar sebagai konsumen yang transaksi melalui Michat.

Sebelum melakukan pertemanan dengan pelaku BO, terlebih dahulu penulis mengecek pengguna di sekitar tempat penulis berada.

Penulis berusaha mencari sesama pengguna Michat, yang menuliskan status BO (pekerja seks komersial) yang berada di lokasi yang sama, sembari melihat aktivitas pembaharuan status para pengguna aplikasi yang berkapasitas 15 MB ini.

Tak lama online, penulis menemukan status BO di akun seorang perempuan. Tanpa basa-basi lagi, penulis langsung mengirimkan pertemanan ke perempuan yang diduga melakukan pejajakan prostitusi online tersebut.

Namanya Santi, tak sampai dua menit penulis sudah bisa langsung terhubung dengan si pemilik akun tersebut. Namun sebelum melakukan chating dengan Santi, penulis memantau data profilnya yang bertuliskan nama samaran. Santi pun mencantumkan status “stay di Selatpanjang”.

Saat penulis mengirim pesan singkat berbentuk pertanyaan (Booking Order), Santi pun langsung menyebut jumlah bayaran sesuai durasi untuk menikmati tubuhnya, berkisar hampir Rp 800 ribu untuk full service dengan lama waktu selama 3 jam.

Untuk memastikan Santi adalah akun yang asli, penulis meminta mengirimkan foto asli serta lokasi tempat mangkalnya. Respon cepat, Santi mengirim foto fullbody lengkap dengan hotel tempatnya menunggu orderan. Dia menyebutkan jika setiap harinya dia mangkal di Hotel Red 9 Selatpanjang yang berada di Jalan Siak Sri Indrapura, Kota Selatpanjang.

Jika dianggap serius, Santi meminta untuk mentransfer uang sejumlah Rp175 ribu sebagai DP dan sisanya  dibayarkan setelah berkencan di hotel.

"Bagaimana jadi nggak, kalau serius saya tunggu di lobi hotel," kata Santi.

Tidak hanya itu, bahkan wanita penjaja cinta ini pun mengirimkan foto voucher booking online dengan mencantumkan nama hotel lengkap dengan tarif dan nomor rekening untuk transfer jika ingin menggunakan voucher.

Dengan adanya voucher yang mencantumkan nama hotel kuat dugaan adanya kerjasama yang dilakukan dengan pihak hotel.

Sementara itu Manager Hotel Red 9, Christina yang ditemui membantah isu yang menyebut ada dugaan praktik prostitusi di hotelnya. Dia menegaskan isu tersebut tidak benar.

"Kami tidak mengetahui hal itu dan informasi ini baru pertamakali kami dengar. Yang jelas kami menolak hal yang seperti itu di sini. Ini hotel konsepnya keluarga, di sini juga tidak ada KTV, SPA dan hiburan lainnya, dulu memang pernah ada ramai-ramai di kamar tapi kami usir," kata Christina, Senin (3/2/2020).

"Kalau pun memang benar, seharusnya vouchernya menggunakan nomor rekening hotel, sedangkan ini rekening pribadi," kata Christina lagi.

Menurut Christina, pihaknya merasa dirugikan atas isu yang tersebar bahwa ada prostitusi di Hotel Red 9. Menurut dia, manajemen tidak diperkenankan berbuat asusila. Apalagi tamu yang tidak jelas kepentingannya di hotel.

"Karyawan di sini muslim semua dan mereka semua rajin salat. Termasuk wanita malam, kami tidak mengizinkan untuk berbuat macam- macam, kami hanya ingin cari uang yang halal, kecuali wanita itu bawaan dari tamu yang datang. Dengan adanya isu ini kami merasa dirugikan dan akan melaporkan balik oknum wanita itu atas dugaan pencemaran nama baik," ujar Christina.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
  HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved