www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Jelang MTQ Riau 2026, Kuansing Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki
 
Diet Karnivora Viral di Media Sosial, Ini Catatan Penting dari Ahli Gizi
Sabtu, 27 Desember 2025 - 06:33:27 WIB
ilustrasi: diet karnivora.
ilustrasi: diet karnivora.

JAKARTA - Diet karnivora atau carnivore diet tengah menjadi perbincangan luas di media sosial. Pola makan yang mengandalkan konsumsi daging dan produk hewani ini semakin populer setelah banyak influencer mengklaim berbagai manfaat kesehatan, mulai dari penurunan berat badan hingga pencernaan yang lebih baik.

Salah satu figur yang kerap dikaitkan dengan tren ini adalah konten kreator Isabella Ma, yang dikenal melalui akun Instagram @steakandbuttergal. Mantan vegan tersebut kerap membagikan pengalamannya menjalani diet tinggi lemak berbasis hewan, bahkan menunjukkan konsumsi mentega secara langsung sebagai bagian dari rutinitas makannya.

Ia mengklaim tidak lagi mengalami perut kembung dan merasa kondisi pencernaannya jauh lebih baik. Namun, di balik popularitas tersebut, para ahli gizi justru mengingatkan adanya sejumlah risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.

Carnivore diet pada dasarnya merupakan pola makan yang sepenuhnya atau hampir sepenuhnya mengandalkan daging, telur, dan produk susu, dengan menghilangkan atau sangat membatasi asupan sayur, buah, serta karbohidrat. Beberapa pelaku diet ini masih menambahkan sedikit makanan nabati, tetapi prinsip utamanya tetap berbasis hewani.

Peneliti nutrisi kesehatan masyarakat dari George Institute for Global Health, Dr. Eden Barrett, menyebut pola makan ini berpotensi menyebabkan kekurangan nutrisi penting. Menurutnya, risiko defisiensi vitamin C, folat, serta minimnya asupan serat menjadi persoalan utama.

“Serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan dan terbukti melindungi tubuh dari penyakit jantung serta beberapa jenis kanker. Dalam diet karnivora, asupan serat hampir tidak ada,” ujarnya, seperti dikutip dari The Guardian.

Selain itu, konsumsi daging hewani dalam jumlah besar berisiko meningkatkan asupan lemak jenuh yang dapat memicu kenaikan kolesterol jahat. Daging merah dan olahan juga telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, sementara konsumsi protein berlebih berpotensi membebani fungsi ginjal.

Dosen senior nutrisi dari University of New South Wales, Dr. Emma Beckett, menilai beberapa klaim yang beredar justru patut diwaspadai. Ia menyoroti pernyataan bahwa tubuh tidak lagi mengalami kentut atau buang air besar secara normal sebagai tanda yang tidak sehat.

“Fungsi pencernaan yang normal justru membutuhkan proses tersebut. Jika tidak terjadi, itu bisa menandakan adanya gangguan pada sistem pencernaan,” tegasnya.

Senada, Profesor Emma Halmos dari Monash University mengungkapkan bahwa dalam praktik klinis, ia kerap menemui pasien yang mengalami gangguan saluran cerna akibat diet rendah serat seperti carnivore, keto, atau paleo.

Menurut Halmos, penurunan berat badan memang dapat terjadi karena diet ini menghilangkan karbohidrat, namun hal tersebut tidak serta-merta menjadikannya pola makan yang sehat. Tubuh manusia juga memiliki batas dalam menyerap protein, dan kelebihan protein yang tidak terserap dapat berdampak negatif pada keseimbangan bakteri usus.

Hingga kini, bukti ilmiah terkait efek jangka panjang diet karnivora masih sangat terbatas. Para ahli kesehatan, termasuk yang dikutip dari Cleveland Clinic, menegaskan bahwa pola makan seimbang yang mencakup berbagai kelompok makanan tetap menjadi rekomendasi utama.

Mengonsumsi buah, sayur, biji-bijian, protein tanpa lemak, serta membatasi karbohidrat sederhana dinilai jauh lebih aman dan berkelanjutan bagi kesehatan.

“Kuncinya ada pada keseimbangan dan moderasi, bukan menghilangkan satu kelompok makanan secara ekstrem,” pungkas Halmos.

Sumber: Bisnis


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.(foto: ultra/halloriau.com)Jelang MTQ Riau 2026, Kuansing Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki
Momen peringatan HPN dan HUT ke -80 PWI di Kantor PWI Riau.(foto: istimewa)Momentum HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Soroti Tantangan Media Masa Depan
Tersangka dan barang bukti kasus ilegal logging dilimpahkan ke Kejari Pelalawan.(foto: mcr)Kasus Ilegal Logging SM Kerumutan P-21, Dalang Pembalakan Diburu
  Bupati Kuansing, Suhardiman Amby bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur.(foto: ultra/halloriau.com)Persiapan Sudah 70 Persen, Kuansing Mantap Jadi Tuan Rumah MTQ Riau 2026
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Rohil, Roy Azlan AP, MSi (foto/afrizal)Meski Efisiensi Anggaran, Pelayanan Administrasi Kependudukan di Rohil Tetap Lancar
Jalan Bangau Sakti Panam akan diperlebar untuk mengurai kemacetan di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru.(foto: int)Diperlebar 8 Meter, Jalan Bangau Sakti Bakal Jadi Jalur Pengurai Kemacetan di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved