JAKARTA - Selama tiga dekade, Telkomsel konsisten menghadirkan konektivitas bagi masyarakat Indonesia. Hingga 2025, operator pelat merah ini telah membangun lebih dari 280.000 BTS yang mencakup 97 persen populasi dan melayani 158,4 juta pelanggan mobile serta 10 juta pelanggan IndiHome-B2C.
Komitmen tersebut menjadi bukti nyata Telkomsel dalam mewujudkan pemerataan akses komunikasi, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho menegaskan, momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi refleksi penting bagi perusahaannya untuk terus memberikan kontribusi.
“Melalui semangat Nyalakan Semangat Indonesia, kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mendorong masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi demi menciptakan masa depan gemilang,” ujar Nugroho.
Telkomsel terus menghadirkan inovasi layanan digital, mulai dari evolusi kartu SIMPATI dengan berbagai keuntungan, hingga layanan terintegrasi seperti Telkomsel Halo, IndiHome dan Telkomsel One.
Untuk memperkuat infrastruktur, Telkomsel juga gencar memperluas jaringan 5G contiguous di 56 kota/kabupaten, termasuk kawasan strategis seperti Bandung, Batam, Makassar, Surabaya, Jabodetabek, Bali, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN). Ekspansi ini didukung oleh lebih dari 3.000 BTS 5G.
Selain itu, Telkomsel menjadi pionir dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) end-to-end guna meningkatkan kualitas layanan.
Hal ini menempatkan Telkomsel sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang menjadi pendiri Autonomous Networks.
Atas dedikasinya, Telkomsel memborong enam penghargaan internasional dari Ookla Speedtest Awards Q1–Q2 2025.
Dilansir liputan6.com, penghargaan tersebut meliputi Fastest Mobile Network, Best Mobile Coverage, Best Mobile Gaming Experience, Fastest 5G Mobile Network, Best 5G Network dan Best 5G Gaming Experience.
Kemenangan ini mempertegas posisi Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi terbaik di Indonesia dengan performa jaringan yang diakui secara global.(*)