Keutamaan Puasa Ramadan dalam Hadits: Pahala, Syafaat, dan Pengampunan Dosa
Rabu, 26 Februari 2025 - 06:50:17 WIB
RASULULLAH menjelaskan keutamaan ibadah puasa di bulan Ramadan melalui beberapa sabdanya. Ada pahala berlimpah bagi muslim yang mengerjakan ibadah di bulan istimewa ini.
Mengutip buku Rahasia Puasa Ramadan karya Yasin T. Al-Jibouri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi, dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT telah memerintahkan sekelompok malaikat-Nya untuk mendoakan orang-orang yang melaksanakan puasa, seperti yang dilansir dari detik.
Imam Shadiq mengatakan bahwa jika seseorang melaksanakan puasa ketika hari panas, dan ia menderita dahaga, maka Allah SWT akan menugaskan seribu malaikat untuk menyeka wajahnya dan menyampaikan berita gembira kepadanya. Ketika ia berbuka puasa, Allah SWT mengatakan kepadanya, "Betapa semerbak mewangi bau dan jiwamu! Wahai para malaikat-Ku! Saksikanlah bahwa Aku telah mengampuninya."
Berikut beberapa hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang puasa Ramadan:
1. Kewajiban Puasa Ramadan
Kewajiban puasa bukan hanya dijelaskan melalui dalil Al-Qur'an. Rasulullah SAW juga bersabda tentang wajibnya seorang muslim mengerjakan puasa Ramadan.
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ
Artinya: "Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan." (HR. Ahmad)
2. Pahala Bagi Orang yang Memberi Makanan Berbuka
Setiap muslim yang melakukan sedekah dengan memberikan makanan atau minuman buka puasa maka ia akan mendapatkan pahala kebaikan.
مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ
Artinya: "Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut." (HR. Ahmad)
3. Pahala Puasa Memberi Syafaat di Hari Kiamat
Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda,
اَلصُّيَامُ وَاْلقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ يَقُوْلُ اَلصِّيَامُ أيْ رَبِّ مَنَعْتُهُُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتَ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فَيْهِ وَيَقُوْلُ اْلقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِالَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيْهِ قَالَ فَيُشَفِّعَانِ
Artinya: "Puasa dan Al-Qur'an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: "Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari", ِAl-Qur' an juga berkata: "Aku mencegahnya dari tidur di malam hari, maka kami mohon syafaat buat dia." Beliau bersabda: "Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat." (HR. Ahmad)
4. Keutamaan Puasa Ramadan
اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ
Artinya: "Jarak antara shalat lima waktu, shalat Jum'at dengan Jum'at berikutnya dan puasa Ramadan dengan Ramadan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar." (HR. Muslim)
5. Ibadah yang Menghapus Dosa
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari Muslim)
6. Waktu Terkabulnya Doa
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: "Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir dan doa orang yang teraniaya." (HR. Baihaqi)
7. Penentuan Waktu Puasa Ramadan
حَدِيثُ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ رَمَضَانَ فَقَالَ: لَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلَالَ وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُواأخرجه البخاري
Artinya: Abdullah bin Umar berkata: "Ketika menyebut Ramadan, Rasulullah bersabda: 'Jangan puasa sampai kalian melihat hilal (bulan sabit) dan jangan berhari raya sampai melihat hilal, jika (hilal) tertutup oleh awan, maka sempurnakanlah (bilangan bulan menjadi 30 hari)." (HR Bukhari)
8. Hilal Puasa Ramadan
حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا يَتَقَد مَنَّ أَحَدُكُمْ رَمَضَانَ بِصَوْمٍ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمَهُ فَلْيَصُمْ ذَلِكَ الْيَوْمَ أخرجه البخارى
Artinya: "Abu Hurairah berkata: "Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Jangan ada orang yang mendahului puasa Ramadan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi orang yang biasa puasa hari itu, maka ia boleh puasa hari itu." (HR Bukhari)
9. Pahala Surga bagi yang Berpuasa
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya Allah mengizinkan langit dan bumi berbicara, niscaya mereka akan memberi kabar gembira kepada orang yang berpuasa dengan ganjaran surga."
10. Keutamaan Bau Mulut Orang yang Berpuasa
Rasulullah SAW bersabda: "Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya misik." (HR Bukhari, Muslim)
Makhul RA meriwayatkan: Para ahli surga mencium sesuatu. Mereka berkata: "Ya Rabb kami, kami tidak pernah mencium bau yang lebih harum daripada ini sejak kami memasuki surga." Dikatakan kepada mereka: "Inilah bau mulut orang-orang yang berpuasa."
(*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :