Peneliti: 90 Persen Produk Air Isi Ulang Tidak Layak Konsumsi
Kamis, 22 Juni 2023 - 06:29:23 WIB
JAKARTA - Direktur Pusat Kajian Rekayasa Sumber Daya Air Universitas Hasanuddin, Rita Thahir Lopa, memperingatkan masyarakat tentang kualitas air isi ulang yang perlu diwaspadai. Menurutnya, sekitar 90 persen produk air isi ulang tidak layak untuk dikonsumsi.
Rita menjelaskan bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan di lapangan, sebanyak 90 persen produk air isi ulang tidak memenuhi standar untuk dikonsumsi secara langsung.
Ia menekankan bahwa pihak yang berwenang atau yang memberikan izin harus mengkaji ulang kualitas air isi ulang yang dijual kepada masyarakat.
Rita menjelaskan bahwa air isi ulang yang aman untuk langsung dikonsumsi harus memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/MENKESPER/IX/1990 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air, serta harus bebas dari bakteri Escherichia coli (E. coli).
Oleh karena itu, Rita berpendapat bahwa idealnya pemberi izin usaha dan petugas kesehatan harus melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kualitas air yang diproduksi oleh depot air minum di kota tersebut.
Rita juga menyatakan bahwa saat ini tidak ada jaminan kualitas air yang dibeli oleh masyarakat saat membeli air isi ulang, padahal mereka telah mempercayai bahwa air tersebut aman untuk dikonsumsi.
Dalam konteks ini, Rita berharap agar pemerintah memberikan perhatian dan meninjau kembali kualitas air yang diproduksi oleh depot air minum di Makassar. Hal ini penting untuk mencegah gangguan kesehatan pada warga akibat air yang dikonsumsi tidak memenuhi standar kesehatan.
Terlebih lagi, saat ini pemerintah sedang gencar menurunkan angka prevalensi stunting, dan salah satu penyebab stunting adalah kualitas air yang dikonsumsi yang tidak sesuai dengan standar kesehatan, seperti yang dilansir dari suara. (*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :