KUANSING - Dari berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan, pawai perahu hias masing- masing Kabupaten / Kota yang akan berlangsung di sepanjang tepian Narosa saat pembukaan MTQ nanti diyakini akan menambah semarak kegiatan tersebut.
Keberadaan perahu hias ini akan menjadi pembeda pembukaan MTQ tingkat provinsi dari sebelum-sebelumnya.
"Kalau sebelum-sebelumnya, itu kan mobil hias. Nah, Kuansing sebagai tuan rumah memiliki budaya sendiri, karena itu diadakan pawai perahu hias yang diikuti 12 kabupaten kota se-Riau," kata Azhar, Ketua Pelaksana MTQ XLIV Riau, Kamis (11/6/2026) siang di Telukkuantan.
Kuansing terkenal dengan budaya pacu jalur. Selain itu, ada juga perahu hias dengan berbagai sebutan, daerah Kuantan Mudik ada perahu begandung, Kuantan Tengah ada gulang-gulang dan Pangean ada burondo.
Menurut Azhar, pembukaan MTQ nanti, jenis perahu yang digunakan adalah jalur besar. Peserta dipersilahkan untuk mencari jalur dan menghiasnya, nanti akan pawai di Tepian Narosa.

"Anggarannya masing-masing. Kita sudah koordinasi dengan seluruh peserta, mereka setuju," kata Azhar.
Pembukaan MTQ XLIV Riau dilaksanakan pada 27 Juni mendatang. Pawai perahu hias diagendakan pada pukul 13.30 WIB, setelah dilaksanakannya pawai taaruf di pagi hari. Peserta akan berkumpul di Depan Kantor Pos Telukkuantan, lalu berjalan menuju Pasar Rakyat dan berakhir di Astaka MTQ yang berada di Taman Jalur.
"Setelah isoma, 12 kabupaten kota akan mengikuti perahu hias, mereka akan hilir di Tepian Narosa. Diperkirakan, kegiatan ini selesai pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, baru dilaksanakan hilir pacu jalur," kata Azhar.
Dikatakannya, pawai taaruf dan pawai perahu hias akan dinilai untuk menentukan peserta terbaik.
Sebelum pembukaan, Pemkab Kuansing akan melakukan penyambutan kafilah MTQ di Gedung Abdoer Rauf. Para peserta direncanakan akan tiba di Kuansing pada tanggal 25 - 26 Juni 2026. Pada tanggal 26 Juni malam, akan dilakukan pengukuhan dewan juri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing.(infotorial)