TELUK KUANTAN – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (3/6/2026), pembangunan fisik sekolah yang berlokasi di kawasan Sport Center Kuansing itu telah mencapai 62 persen.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sekolah tersebut sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru Juli 2026. Sekolah Rakyat Kuansing nantinya akan melayani pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
"Sekarang fisik di lapangan sudah 62 persen. Dan kita menargetkan Juli di tahun ajaran baru 2026 sudah bisa difungsikan untuk proses belajar mengajar untuk semua jenjang pendidikan," kata Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Wilayah Riau Kementerian PU, Muhammad Yudi Prasetya, Rabu (3/6/2026).
Untuk memenuhi target tersebut, Kementerian PU bersama pihak rekanan terus mempercepat pekerjaan konstruksi di lapangan. Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan bangunan inti yang akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Yudi menjelaskan, pekerjaan diprioritaskan pada gedung dan ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Gedung utama SD yang terdiri dari 18 ruang belajar saat ini sudah memasuki tahap pemasangan atap dan hampir selesai. Sementara gedung SMP tengah memasuki tahap persiapan pemasangan rangka atap.
Adapun gedung utama SMA telah menyelesaikan pemasangan atap dan kini memasuki tahap akhir atau finishing.
Selain bangunan sekolah, sejumlah fasilitas penunjang juga terus dikerjakan secara bersamaan. Di antaranya rumah ibadah, asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta fasilitas dapur.
"Kami dan rekanan menargerkan, akhir Juni ini bangunan utama proses belajar mengajar sudah selesai finishing," ujar Yudi.
Sekolah Rakyat Kuansing dibangun sebagai kompleks pendidikan terpadu yang terdiri dari 20 unit bangunan. Fasilitas tersebut mencakup gedung belajar untuk SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, rumah ibadah, dapur, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat ini dapat menjadi solusi pemerataan akses pendidikan di Kuansing, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan fasilitas pendidikan dan tempat tinggal yang layak.
Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, Sekolah Rakyat Kuansing diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan yang mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.