www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Diduga Dampak PETI, DLH Riau Selidiki Penyebab Air Sungai Kampar Keruh
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:55:54 WIB
Air Sungai Kampar keruh.(ilustrasi/int)
Air Sungai Kampar keruh.(ilustrasi/int)

KAMPAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Riau mulai menyelidiki penyebab berubahnya kualitas air di hulu Sungai Kampar yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah awal dilakukan dengan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium guna memastikan faktor penyebab kekeruhan.

Pengambilan sampel dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) di kawasan Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut turut didampingi Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, yang ikut meninjau langsung kondisi sungai.

Ahmad Begab menjelaskan, pemeriksaan laboratorium menjadi dasar penting sebelum pemerintah mengambil langkah lanjutan.

Menurutnya, hasil analisis akan memberikan gambaran mengenai kualitas air sekaligus mengungkap penyebab utama berubahnya warna air Sungai Kampar.

"Hasil belum bisa diekspos. (Penyebab pasti kekeruhan) masih diteliti," ujar Ahmad Begab.

Ia menegaskan, seluruh dugaan yang berkembang di tengah masyarakat masih membutuhkan pembuktian ilmiah melalui hasil uji laboratorium.

Dalam peninjauan lapangan, isu mengenai aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat kembali mencuat.

Aktivitas tersebut diduga berpotensi memengaruhi kondisi air yang mengalir hingga ke wilayah Riau.

Meski demikian, Ahmad Begab menegaskan pemerintah belum dapat menyimpulkan hubungan langsung antara aktivitas tersebut dengan kondisi Sungai Kampar sebelum hasil pengujian resmi diterbitkan.

Pihak kecamatan, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penyebab sebenarnya dapat segera dipastikan.

Setelah penyebab diketahui, pemerintah akan menentukan langkah penanganan yang sesuai untuk memulihkan kualitas sungai.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait hingga penyebab pastinya diketahui sehingga penanganan bisa segera dilakukan," katanya.

Menurut Ahmad Begab, pemulihan kualitas Sungai Kampar menjadi harapan masyarakat karena sungai tersebut masih menjadi sumber air yang dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga kebutuhan lainnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Koto Kampar Hulu telah mengungkap adanya dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di kawasan Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Aktivitas itu diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan air Sungai Kampar berubah keruh.

Fenomena tersebut disebut telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir dan memicu kekhawatiran masyarakat yang bergantung pada aliran Sungai Kampar sebagai sumber kehidupan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Veda Ega.(foto: int)Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Bonus atlet Riau segera cair.(ilustrasi/int)Bonus Atlet Riau Segera Cair? Pemprov Pastikan SK Sudah Terbit, Tinggal Tahap Administrasi
Toyota LC 300 GR Sport untuk suap jabatan Sekdakab Kuansing diangkut KPK.(foto: tribunpekanbaru.com)Disembunyikan ke Pematangsiantar, KPK Sita LC Senilai Rp2 Miliar untuk Suap Jabatan Sekda Kuansing
Waste station di Pekanbaru.(foto: int)Jangan Buang Sembarangan Lagi, Warga Pekanbaru Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Uang Elektronik
Buaya serang nelayan di Rohil.(ilustrasi/int)Nelayan Rohil Diserang Buaya saat Pasang Pukat di Kuala Jabon
  Sengketa tanah ulayat di Tenayan Raya.(ilustrasi/int)Pansus DPRD Riau Dalami Dugaan Mafia Tanah di Tenayan, Masyarakat Adat Minta Perlindungan
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Sekdakab Kuansing, Zulkarnain mengenakan rompi orange KPK.(foto: int)Bisa Nyuap Pakai LC Senilai Rp2 Miliar, Ternyata Segini Penghasilan Bulanan Sebagai Sekda Kuansing
Waduk PLTA Koto Panjang di XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.(foto: int)Meski Terik di Siang Hari, BPBD Kampar Pastikan Kondisi Belum Mengarah ke El Nino
Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur.(foto: mcr)Zakat Tak Lagi Sekadar Bantuan, Pemprov Riau Dorong Program Pemberdayaan Ekonomi
BPMP Riau libatkan 44 pengawas sekolah di Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Gandeng Pemkab Rohil, BPMP Riau Dorong Pengawas Sekolah Jadi Mitra Strategis Pendidikan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved