www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Lapas Pasir Pangaraian Salurkan 100 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
 
Nama Virus Corona Diubah jadi Delta, Alpha, Ini Alasannya
Jumat, 18 Juni 2021 - 19:25:27 WIB

JAKARTA - Varian virus corona yang bermutasi di berbagai negara diberi nama berdasarkan huruf alfabet Yunani. Hal itu didasari untuk menghindari stigma wilayah saat ditemukannya mutasi Sars-CoV-2.

Sebelumnya Badan Kesehatan Dunia WHO telah menyebutkan empat varian yang menjadi perhatian publik. Mutasi itu dikenal sebagai varian Inggris (B.1.1.7), Afrika Selatan (B.1.351), Brasil (P.1) dan India (B.1.617.2).

Mutasi virus corona kini diberi huruf Alpha, Beta, Gamma, dan Delta untuk mencerminkan urutan deteksi virus dengan varian baru. Penamaan itu mengikuti pola alfabet Yunani. Keputusan penamaan varian virus ini dilakukan usai pertimbangan berbulan-bulan oleh para ilmuwan dunia.

Organisasi tersebut mengatakan alfabet Yunani digunakan untuk menggantikan nama ilmiah yang melibatkan kombinasi angka, simbol baca dan huruf. Hal ini dianggap untuk memudahkan laporan kepada publik.

Namun saat menyampaikan informasi ilmiah yang dianggap penting, penyebutan varian virus yang orisinal masih akan digunakan.

"Meskipun mereka memiliki kelebihan, nama-nama ilmiah ini bisa sulit untuk diucapkan dan diingat. Tetapi rentan terhadap kesalahan pelaporan," ujar WHO seperti dikutip dari The Guardian via CNN Indonesia.

Sebagian orang kerap menggunakan nama varian berdasarkan tempat di mana mutasi terdeteksi. Hal itu dinilai akan menstigmatisasi dan diskriminatif pada masyarakat.

"Untuk menghindari hal ini dan untuk menyederhanakan komunikasi publik, WHO mendorong otoritas nasional, media, dan lainnya untuk mengadopsi label baru ini," ujarnya.

Secara historis penyakit sering dinamai berdasarkan lokasi yang dianggap titik mula asal penyebaran, seperti salah satunya virus Ebola, yang namanya diambil dari sungai Kongo.

Namun, penamaan semacam itu dianggap dapat mencoreng sejumlah wilayah dan seringkali tidak akurat, seperti halnya dengan 'flu Spanyol' pada 1918. Hingga kini, asal-usulnya tidak diketahui.

Dikutip USA Today, menyebut 'varian Afrika Selatan' dianggap bisa membuat siapa pun takut untuk berkunjung ke Afrika Selatan, hingga kepada orang yang datang dari wilayah itu.

Beberapa waktu lalu pemerintah India memerintahkan platform media sosial untuk menghapus berita yang merujuk pada "varian India".

Perintah dari otoritas India itu dianggap sebagai contoh kepekaannya terhadap tuduhan bahwa mereka telah salah menangani pandemi Covid-19.

Kebencian dan aksi intimidasi kepada etnia Asia telah meningkat akibat menyebarnya virus Sars-CoV-2. Hal itu lantaran penyebaran virus pertama dideteksi di Wuhan, China.

Kelompok anti-ekstremis Amerika Serikat mengatakan peningkatan serangan terhadap orang Asia-Amerika sebagian disebabkan oleh Donald Trump, yang menyebut Covid-19 sebagai "virus China".

Pengganti Trump, Joe Biden dilaporkan telah menandatangani undang-undang untuk melindungi korban intimidasi yang mengalami serangan selama pandemi.

Nama-nama baru varian virus corona:

1. Varian Inggris B.1.1.7 disebut Alpha
2. Varian Afrika Selatan B.1.351 disebut Beta
3. Varian Brasil P.1 disebut Gamma
4. Varian India B.1.617.2 disebut Delta
5. Varian India B.1.617.1 disebut Kappa
6. Varian Amerika Serikat B.1.427/B.1.429 disebut Epsilon
7. Varian Brasil P.2 disebut Zeta
8. Varian B.1.525 disebut Eta
9. Varian Filipina P.3 disebut Theta
10. Varian Amerika Serikat B.1.526 disebut Iota. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Pegawai Lapas Klas II B Pasir Pangaraian salurkan 100 paket sembako ke masyarakat.Lapas Pasir Pangaraian Salurkan 100 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi resmi membuka acara simulasi pilkades serentakBupati Inhu Resmi Buka Simulasi Pilkades Serentak di Desa Seresam
Tim RPK PT Arara Abadi APP Sinar Mas Berjibaku dengan Warga Padamkan Karhutla di Desa Mengkapan
  Bengkalis Raih Penghargaan KLA Pratama dari Menteri PPPA
Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak
Kepala Bappeda Pelalawan Syahrul SyariefRPJMD Pelalawan 2021-2026 Raih Penghargaan Bergengsi SIPP Award 2021
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Peserta Antusias Vaksinasi di Balai PPW Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved