www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Solusi Sampah dan Peluang Usaha, Pertamina EP Lirik Perkuat PROKLIM di Lambangsari V
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Solusi Sampah dan Peluang Usaha, Pertamina EP Lirik Perkuat PROKLIM di Lambangsari V
Rabu, 03 Juni 2026 - 19:03:35 WIB
Pertamina EP Lirik perkuat PROKLIM di Lambangsari V.(foto: andi/halloriau.com)
Pertamina EP Lirik perkuat PROKLIM di Lambangsari V.(foto: andi/halloriau.com)

LIRIK – Upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus diperkuat PT Pertamina EP (PEP) Lirik.

Melalui Program Kampung Iklim (PROKLIM) Desa Lambangsari V, perusahaan mengajak warga mempelajari secara langsung pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok, Pekanbaru.

Kegiatan benchmarking yang digelar pada pertengahan Mei tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan pembentukan Bank Sampah Desa Lambangsari V yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

Rombongan terdiri dari Kepala Desa Lambangsari V bersama 13 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati yang selama ini menjadi penerima manfaat Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PROKLIM Desa Lambangsari V.

Program tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat terhadap solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Persoalan sampah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebelumnya juga menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam berbagai forum diskusi pembangunan daerah, termasuk pembahasan terkait pengelolaan sumur tua.

Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina EP Lirik berupaya menghadirkan program tanggung jawab sosial yang tidak hanya berorientasi pada lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Selama ini, anggota KWT Melati telah aktif mengelola sampah organik melalui pemanfaatan biopori dan komposter.

Namun, pengelolaan sampah anorganik seperti plastik masih memerlukan peningkatan kapasitas dan keterampilan.

Karena itu, Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok dipilih sebagai lokasi pembelajaran. Lembaga tersebut dinilai berhasil mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Manager Community Involvement and Development Regional 1 PT Pertamina EP, Iwan Ridwan Faizal mengatakan, kegiatan benchmarking menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masyarakat membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri dan bernilai ekonomi.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya memahami bagaimana mengelola sampah, tetapi juga melihat bahwa sampah dapat menjadi sumber manfaat ekonomi apabila dikelola dengan baik," ujar Iwan.

"Program PROKLIM Desa Lambangsari V kami dorong agar mampu tumbuh menjadi gerakan lingkungan berbasis masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan," sambungnya.

Menurutnya, pendekatan ekonomi sirkular menjadi fondasi utama dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.

Konsep tersebut dinilai mampu menekan persoalan lingkungan sekaligus menciptakan peluang usaha baru di tingkat desa.

"Kami berharap ke depan masyarakat dapat mengembangkan bank sampah yang tidak hanya fokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga mampu menciptakan produk bernilai tambah, membangun jejaring pengelolaan sampah, serta mendukung terciptanya praktik zero waste di lingkungan masyarakat," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata kelola bank sampah, mulai dari proses pemilahan, pengumpulan, pencatatan hingga pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Materi disampaikan oleh praktisi bank sampah, Rinwiningsih, yang membagikan pengalaman mengenai strategi pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Tak hanya teori, peserta juga mengikuti pelatihan pembuatan ecoprint bersama Nurul dan Sugeng dengan memanfaatkan bahan organik menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Peserta turut diajak meninjau langsung aktivitas pengelolaan sampah di kawasan agrowisata Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok.

Kunjungan tersebut membuka wawasan mengenai bagaimana sampah dapat diolah menjadi sumber pendapatan sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kehadiran Purnama sebagai tamu dan calon pemateri pada kegiatan serupa berikutnya juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Melalui benchmarking ini, warga tidak hanya memahami teknis operasional bank sampah, tetapi juga mempelajari konsep circular economy atau ekonomi sirkular yang menghubungkan berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga usaha mikro masyarakat dalam satu rantai pemanfaatan sumber daya yang minim limbah.

Program ini menjadi tahapan penting menuju pembentukan Bank Sampah Desa Lambangsari V yang akan dikembangkan melalui Program Pengembangan Masyarakat PT Pertamina EP Lirik.

Diharapkan, penguatan kapasitas masyarakat tersebut mampu menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui aktivitas ekonomi produktif.

Melalui PROKLIM Desa Lambangsari V, PT Pertamina EP Lirik terus mendukung berbagai inisiatif pelestarian lingkungan, pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta peningkatan ketahanan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pertamina EP Lirik perkuat PROKLIM di Lambangsari V.(foto: andi/halloriau.com)Solusi Sampah dan Peluang Usaha, Pertamina EP Lirik Perkuat PROKLIM di Lambangsari V
ilustrasi.Karhutla Mengintai, Riau Tambah Helikopter Water Bombing dan Tingkatkan Patroli Udara
Honda Super One.
Honda Jual Brio Listrik Rp300 Jutaan, Sekali Cas Tempuh 274 Km dan Punya Suara Mesin Virtual
IlustrasiAstra Honda Dream Cup Regional Riau 2026 Digelar 7 Juni di Kampar
Bangunan Sekolah Rakyat mencapai 62 persen, Kementerian PU kejar tahun ajaran baru beroperasi (foto/riaupos)Pembangunan Sekolah Rakyat Kuansing Capai 62 Persen, Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Riau Sumbang Lebih dari Separuh Hotspot Sumatera Sore ini, Bengkalis dan Rohil Menyala
Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.Kejagung Geledah Kantor BGN di Jakarta, Karyawan Dilarang Masuk Gedung
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Gubri nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Wahid-SF Debat Panas di Ruang Sidang, Buka Tabir Ketidakharmonisan Usai Pilgub 2024
Plt Gubri, SF Hariyanto jadi saksi di sidang Gubernur nonaktif Abdul Wahid (foto/tribunpku)Bersaksi di Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Tak Pernah Diajak Urus Pemerintahan
40 Bikers Honda terbaik unjuk kemampuan berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026 (foto/ist)40 Bikers Honda Terbaik Unjuk Skill Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved