www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
dr Reisa Soal Kasus Rachel Vennya: Influencer Harus Bisa Dicontoh
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tersangka Pembunuh Bayi di Rohul Dipastikan Tak Alami Gangguan Jiwa
Minggu, 26 September 2021 - 11:27:52 WIB
AKP Rainly L 
AKP Rainly L 

PASIR PANGARAIAN - Tersangka pembunuh bayi 7 bulan, Yasuto Lapau Sindondo di Desa Rantau Binuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, 15 September lalu, dipastikan tak mengidap gangguan jiwa. 

Hal itu diungkapkan penyidik Satreskrim Polres Rohul AKP Rainly L setelah mendapat hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka di rumah Sakit Bayangkara Polri, Pekanbaru.

"Tersangka kini menjalani observasi kejiwaan sejak 17 September. Dari hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka tidak memiliki gangguan kejiwaan," terang Rainly L, Minggu (26/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan kejiwaan tersebut, sebut Kasat, penyidik akan terus lanjutkan proses hukum terhadap tersangka. Rencananya dua hari ke depan, penyidik akan lakukan rekonstruksi di tempat kejadian guna melengkapi berkas perkara.
 
"Kini kita akan fokus pemeriksaan saksi-saksi, guna memperkuat sangkaan ke tersangka," ucapnya.

Rainly juga menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, motif tersangka melakukan perbuatan keji dipicu emosi karena keluarga korban sering meminta air minum ke rumah tersangka. Berdasarkan keterangan saksi yakni tetangga korban dan tersangka, tersangka memang dikenal sebagai pribadi yang tempramental dan muda marah.

"Tersangka awalnya banyak mengatakan "tidak tahu" ke penyidik, saat ini tersangka sudah mulai bicara, dan memang motif awalnya perbuatan tersangka dipicu emosi,' sebut Rainly.

Kronologisnya, bayi 7 bulan berinisial DHS tewas dengan tragis setelah dibunuh tetangganya di Desa Rantau, Benuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul. Bayi tersebut dikapak tersangka di hadapan warga yang juga karyawan satu barak.

Kasus pembunuhan terjadi pada 15 September 2021 di Barak Opung Koperasi Rokan Jaya, Desa Rantau Benuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, Rohul. Ibu korban mendatangi rumah tersangka meminta air.

Bukannya memberi tapi tersangka yang juga karyawan Koperasi Rokan Jaya malah marah. Tersangka bertanya apakah di rumah korban tidak ada air sehingga harus meminta padanya.

Nodieli Hia, ayah korban yang mendengar pernyataan tersangka menjawab kalau air di rumahnya masih panas. Saat itu tersangka mengambil kapak dari sepeda motornya dan langsung mengejar ayah korban dengan kapak.

Nodieli kabur menyelamatkan diri, sementara nenek korban yang saat itu ada di dalam rumah lalu lari ke dalam rumah. Pelaku masih pegang kapak, lalu tersangka mengkapak pintu rumah korban dua kali yang saat itu terkunci. Mengetahui itu, nenek korban melarikan diri.

Namun korban sang bayi malang, masih tertidur di dalam ayunan dalam rumah. Saat itu tersangka langsung mengambil anak korban sekalian dengan ayunan. Korban dibawa tersangka ke halaman rumah korban.

Warga yang melihat tersangka bawa bayi sambil menenteng kapak, berusaha membujuk tersnagka menyerahkan bayi ke warga. Namun hal itu menambah marah tersangka, bahkan tersangka malah sempat membakar dua unit sepeda motor tetangganya yang parkir di barak.

Tersangka lalu meletakkan korban yang masih dalam ayunan ke tanah, dan mengayunkan kapak ke bagian perut korban dua kali. Korban saat itu meninggal dunia. Pelaku melarikan diri usai membunuh korban, namun akhirnya tertangkap warga, bahkan tersangka sempat diamuk massa.

Akibat perbuatan tersangka menganiaya korban hingga meninggal dunia, pelaku diancam Pasal 76 C dengan ketentuan Pidana Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Penulis: Syaiful
Editor: Rico


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
dr Reisa Broto Asmorodr Reisa Soal Kasus Rachel Vennya: Influencer Harus Bisa Dicontoh
Francesco Bagnaia start terdepan di MotoGP Emilia Romagna 2021, sementara Fabio Quartararo akan start dari posisi ke-15Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Pole, Quartararo Start ke-15
IlustrasiPolisi Diduga Kriminalisasi Petani, Koalisi Desak Kapolres Kampar Dicopot
Adi Putra terpilih secara aklamasi sebagai ketua PWI Kabupaten Bengkalis dalam Konferkab V, periode 2021 - 2024.Adi Putra Terpilih Jadi Ketua PWI Bengkalis
IlustrasiSebaran Corona di Indonesia 23 Oktober: Riau Cuma Tambah 9 Kasus
  Vaksinasi di Pekanbaru. DPRD Riau Soroti PPKM di 10 Kabupaten Naik ke Level 3
IlustrasiHarga CPO Naik, Indonesia dan Malaysia Lawan Kampanye Hitam Sawit
IlustrasiLahan Tol Pekanbaru - Bangkinang yang Belum Dibebaskan Tinggal 750 M
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut AMSI Nilai Hoaks Pengaruhi Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Media Massa
Kadisparekraf Provinsi Riau Roni RakhmatKadisparekraf Riau Berharap Ekonomi Masyarakat Bangkit dengan Hadirnya Desa Wisata
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved