www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Pole, Quartararo Start ke-15
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kontak Senjata TNI-OPM Tewaskan Nakes, Komnas HAM: Ada Masalah Serius
Sabtu, 25 September 2021 - 22:57:50 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan masalah serius dalam kontak senjata antara TNI-Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyatakan penyerangan terhadap warga sipil dalam kontak senjata itu merupakan pelanggaran terhadap perjanjian internasional.

"Kita menemukan beberapa masalah sangat serius. Ada dugaan pelanggaran terhadap hukum internasional, dalam hal ini soal Konvensi Jenewa. Dalam konvensi itu, tidak boleh ada serangan petugas sipil, khususnya petugas medis," ucap Taufan dalam video di kanal Youtube Humas Komnas HAM RI, Sabtu (25/9/2021), dikutip dari CNN Indonesia.

Namun Komnas HAM belum menyebut siapa pihak yang melakukan penyerangan terhadap warga sipil, termasuk nakes. Apakah serangan itu dilakukan oleh TPNPB-OPM yang biasa disebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau aparat TNI/Polri.

"Terjadi satu serangan ketika para pihak, apakah itu KKB atau TNI, ketika mereka kontak senjata selama beberapa hari di Kiwirok itu, kemudian terjadi serangan terhadap institusi sipil, yang di dalamnya ada tenaga kesehatan," tambahnya.

Taufan menyampaikan pihaknya telah terjun ke lokasi tak lama setelah kejadian. Komnas HAM juga telah menemui para tenaga kesehatan yang menjadi korban dalam pertempuran di Kiwirok.

Komnas HAM juga telah menghubungi TNI, Polri, dan TPNPB-OPM mengenai kejadian itu. Taufan berharap masyarakat sipil, khususnya tenaga kesehatan, tak lagi jadi korban.

"Tidak saja tidak boleh melakukan serangan, ancaman, dan intimidasi kepada mereka, tapi juga tidak boleh melibatkan mereka dalam tugas-tugas kombatan atau menggunakan fasilitas mereka sebagai fasilitas kemiliteran semua pihak, tanpa terkecuali," ujarnya.

Ia mengatakan Komnas HAM terus berupaya menengahi konflik di Papua. Taufan menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan semua pihak untuk mewujudkan perdamaian di Papua.

"Konflik di Aceh yang sudah puluhan tahun, yang disebut sebagai konflik bersenjata di Aceh itu, bisa selesai lewat jalan damai melalui dialog yang difasilitasi internasional. Kita juga berharap di Papua itu bisa dilakukan," tutur Taufan.

Sebelumnya, TNI-Polri terlibat kontak senjata dengan TPNPB-OPM di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9). Bentrokan terjadi di sejumlah titik fasilitas kesehatan.

Satu orang tenaga kesehatan atas nama Gabriella Meilan meninggal dunia dalam kejadian itu. Sementara itu, nakes bernama Gerald Sokoy masih diamankan oleh TPNPB-OPM.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Francesco Bagnaia start terdepan di MotoGP Emilia Romagna 2021, sementara Fabio Quartararo akan start dari posisi ke-15Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Bagnaia Pole, Quartararo Start ke-15
IlustrasiPolisi Diduga Kriminalisasi Petani, Koalisi Desak Kapolres Kampar Dicopot
Adi Putra terpilih secara aklamasi sebagai ketua PWI Kabupaten Bengkalis dalam Konferkab V, periode 2021 - 2024.Adi Putra Terpilih Jadi Ketua PWI Bengkalis
IlustrasiSebaran Corona di Indonesia 23 Oktober: Riau Cuma Tambah 9 Kasus
Jonatan ChristieAnthony Ginting dan Jonatan Christie Mundur dari French Open 2021, Ini Penyebabnya
  IlustrasiHarga CPO Naik, Indonesia dan Malaysia Lawan Kampanye Hitam Sawit
IlustrasiLahan Tol Pekanbaru - Bangkinang yang Belum Dibebaskan Tinggal 750 M
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut AMSI Nilai Hoaks Pengaruhi Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Media Massa
Kadisparekraf Provinsi Riau Roni RakhmatKadisparekraf Riau Berharap Ekonomi Masyarakat Bangkit dengan Hadirnya Desa Wisata
IlustrasiRealisasi Transfer Dana Desa Se-Riau Capai Rp15,96 Triliun
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved