www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Deretan Mobil Baru yang Bakal Meluncur Akhir 2021: Ada Avanza hingga Xpander
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Sadis, Bocah di Inhu Dimutilasi Tetangga, Begini Kronologinya
Jumat, 10 September 2021 - 22:43:38 WIB

INHU - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis dengan cara mutilasi terhadal bocah berinisial BFR (13) di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal. Ternayata pelakunya adalah PM (29), karyawan PT Panca Agro Lestari (PAL) di daerah setempat.

Kapolres AKBP Bachtiar Alponso memaparkan, pada Jumat 27 Agustus 2020 sekitar pukul 10.00 WIB, korban meminta izin pada ibunya untuk pergi bermain. Biasanya korban bersama teman-temannya bermain game di simpang perumahan divisi I PT PAL, karena di simpang itu ada jaringan internet.

Pada pukul 11.00 WIB, korban pulang untuk makan siang. Selesai makan permisi lagi untuk pergi bermain dan sekitar pukul 14.00 WIB, ayah korban, Arikson pulang kerja dari memanen kelapa sawit perusahaan PT PAL. Lalu bertanya pada istrinya anaknya di mana, istirnya menjawab anaknya bermain di simpang divisi.

"Sampai pukul 18.00 WIB, korban tak juga pulang ke rumah, khawatir dengan anaknya yang tak biasa pulang telat, ayah dan ibu korban berusaha mencari korban namun tak juga ditemukan, karena sudah larut malam, pencarian dilanjutkan Sabtu, 28 Agustus 2021 dibantu warga setempat tapi tetap hasilnya nihil," kata Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Firman Fadhila dan PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran di teras Mako Polres Inhu, Jumat (10/9/2021) sore.

Lalu pda Senin, 30 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 WIB, dua orang warga yang ikut mencari korban, Karisma dan Robinhod mencium aroma tak sedap di kebun kelapa sawit divisi I blok B16. Ketika sumber bau itu didekati, dua orang itu sangat terkejut melihat kepala manusia tanpa badan, namun tak jauh dari temuan kepala manusia itu, ada bagian tubuh manusia yang masih berpakaian lengkap, celana pendek warna hitam dan baju kemeja motif kotak warna hijau, sama persis dipakai korban saat terakhir pamit untuk bermain ke simpang divisi I.

Temuan mayat dengan kondisi mengenaskan itu sontak menghebohkan warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Batang Gansal. Setelah menerima laporan temuan mayat mutilasi itu, Senin 30 Agustus 2021, Kasat Reskrim Polres Inhu membentuk tim gabungan yang dibantu oleh Jantanras Polda Riau dan Polsek Batang Gansal untuk melakukan penyelidikan kasus ini.

Hanya sekitar 3 hari di lapangan, tepatnya 3 September 2021 malam, tim menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada salah seorang karyawan PT PAL, yakni PM.

Malam itu juga, tim memburu PM dan pukul 23.00 WIB, tim berhasil mengamankan PM di rumahnya, yakni perumahan karyawan divisi I PT PAL.

"Tim menginterogasi PM secara intensif, hingga akhirnya PM mengaku telah membunuh korban dengan cara membacok badan dan leher korban menggunakan kapak. Sadisnya lagi, pelaku sengaja memutus kepala korban," ujar Kapolres.

Pengakuan tersangka kepada penyidik membuat bulu kuduk merinding, hanya karena masalah sepele pelaku tega menghabisi nyawa korban secara keji.
Saat itu, Jumat (27/9/2021) pukul 12.00 WIB, pelaku menuju lokasi kerjanya memanen buah kelapa sawit.

"Setibanya di simpang divisi I, pelaku melihat korban duduk sambil bermain handphone. Pelaku lantas menyapa korban dengan mengatakan, 'Ngapa kau duduk di situ ikan teri,' teguran ini mungkin membuat korban kesal sehingga korban menjawab dengan kata-kata yang kurang sopan," lanjut Kapolres.

Pelaku tersinggung dengan perkataan korban, namun dia tetap melanjutkan perjalanan menuju lokasi kerja yang ternyata tidak jauh dari tempat korban duduk sambil bermain handphone.

Setibanya di lokasi kerja, pelaku meletakkan semua peralatan kerja dan melihat ke arah tanggul tempat korban duduk.

Pelaku melanjutkan pekerjaannya memanen sawit. Setengah jam kemudian, pelaku kembali mengarahkan pandangannya ke tempat korban duduk dan ternyata korban sudah ada. Ketika itulah muncul niat pelaku untuk menghabisi korban.

"Pelaku mendekati korban sambil membawa kapak, kemudian pelaku mengajak korban untuk melihat tajur ikan. Anehnya, seolah-olah tak memiliki firasat buruk, korban ikut saja ajakan untuk melihat tajur ikan itu," sebut Kapolres.

Korban dan pelaku berjalan menuju kebun sawit, sekitar 100 meter berjalan, pelaku mengayunkan kapak ke arah korban dan menghantam dadanya. Korban berteriak dan berusaha lari dalam keadaan terluka, pelaku terus mengejar dan setelah dekat kembali mengayunkan kapak ke bagian leher korban. Saat itu korban tersungkur, tapi tetap saja berteriak.

Pelaku yang sudah beringas seperti kerasukan setan langsung memenggal kepala korban dengan kapak yang dipegangnya hingga putus. Kemudian membuang badan dan kepala korban ke dalam kanal tak jauh dari lokasi pembantaian keji itu serta menutupi ceceran darah menggunakan pelepah sawit kering.

Selanjutnya pelaku pergi ke kanal tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencuci badan dan pakaiannya yang terkena percikan darah, kemudian pulang ke rumahnya seperti tidak ada kejadian apa-apa.

"Tersangka akan dijerat Pasal 80 ayat (3) junto 76C Undang-undang nomor 35 tahun 2014 perubahan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 340 atau 338 Kitab Undang-undang Hukum (KUH) Pidana dengan ancaman hukumana 20 tahun penjara," papar Kapolres sembari menyampaikan bahwa modus pembunuhan ini karena tersangka sakit hati dengan orang tua dan korban yang selalu berkata kasar padanya.

Selain itu, petugas juga amankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo Fit BM 5862 BAA milik tersangka, 1 buah kapak dengan gagang kayu, 1 lembar baju kaos warna kuning dengan kerah warna hitam, 1 lembar celana bola warna coklat kombinasi hijau dan sepasang sepatu yang digunakan untuk panen sawit warna putih.

Penulis: Andri
Editor: Rico


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasiDeretan Mobil Baru yang Bakal Meluncur Akhir 2021: Ada Avanza hingga Xpander
Mitsubishi XpanderMenanti Kejutan Baru dari Mitsubishi Xpander di Segmen Low MPV
Polisi Rusia menahan seekor kucing karena mencoba menyelundupkan narkoba ke penjaraCoba Selundupkan Narkoba ke Penjara, Seekor Kucing Ditahan Polisi Rusia
intHasil Lengkap Liga Champions, Bayern-Chelsea Pesta Gol, Man United Menang Dramatis
Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech SE MHanLAMR Rohul Pinang Danrem 031/WB Tabalkan Datuk Panglima Ompu Alam Bosa
  ilustrasiRamalan Zodiak Hari Ini: Aries, Leo dan Pieces Siap-Siap Bertemu Cinta
Gubri Syamsuar bersama Wagubri Edy Natar Nasution melakukan peninjauan tugu perbatasan antara Provinsi Riau-Sumbar.Tinjau Tugu Perbatasan Rohul-Pasaman, Ini Kata Gubri
ilustrasiKasus Covid-19 Melandai, Durasi Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru Ditambah
ilustrasi15 Kecamatan di Kota Pekanbaru Masuk Zona Kuning Risiko Covid-19
ilustrasiHindari Terjebak Pinjol Ilegal, Begini Cara Ngeceknya
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved