KAMPAR - Identitas seorang pria muda yang ditemukan meninggal dunia di sebuah apotek di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau, hingga Rabu (23/9/2026) malam masih belum diketahui.
Pria tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh tergantung di ruang persediaan obat-obatan dan alat kesehatan. Peristiwa itu sontak menghebohkan warga di sekitar lokasi.
Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah sejumlah anak yang biasa bermain di sekitar apotek melihat kondisi mencurigakan di bagian belakang bangunan.
Mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT dan Ketua RW Dusun Koto Bangun, Desa Salo.
Aparat lingkungan bersama sejumlah warga selanjutnya mendatangi lokasi untuk memastikan informasi itu.
"Pak RT dan RW membawa beberapa orang warga untuk cek. Ternyata benar," kata Kades Salo, Ihfazni Arham.
Menurut informasi awal yang diterima pemerintah desa, pria tersebut bukan warga yang tercatat berdomisili di Desa Salo.
Ia diduga merupakan pekerja di apotek tersebut dan baru sekitar satu bulan bekerja.
"Infonya baru sebulan kerja di situ. Infonya orang Sumut (Sumatera Utara). Usianya paling sekitar 20-an," ujar Ihfazni.
Di lokasi, korban ditemukan dengan leher terjerat kain berwarna abu-abu yang terikat pada rangka kayu di bagian dinding ruang persediaan obat-obatan dan alat kesehatan.
Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.
Jenazah telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang untuk proses lebih lanjut.
Ihfazni mengatakan pihak desa masih menunggu hasil penanganan aparat kepolisian untuk memastikan identitas korban serta mengetahui fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.
"Untuk identitasnya kami juga belum tahu. Kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian," pungkasnya.