www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Selamat dari Terkaman Buaya di Inhil, Arbain Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
Selasa, 01 September 2026 - 20:38:45 WIB
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

INHIL - Ketangguhan luar biasa ditunjukkan oleh Arbain, seorang nelayan asal Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Riau.

Ia berhasil selamat dari maut setelah berduel dan lolos dari terkaman buaya berukuran empat hingga lima meter di Sungai Selat Bantal Besar, Desa Selat Nama, pada Minggu (30/8/2026) dini hari.

Meski menderita 12 luka gigitan parah di kaki kanannya, Arbain kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, korban tengah mencari kepiting di perairan tersebut.

Petaka datang ketika parang miliknya terjatuh ke sungai. Saat ia berusaha mengambil parang dan hendak naik kembali ke atas kapalnya (pompong), seekor buaya raksasa tiba-tiba menyambar kaki kanannya.

Dalam kondisi digigit berkali-kali, Arbain tidak menyerah. Ia melakukan perlawanan sengit hingga gigitan predator tersebut terlepas.

Dengan sisa tenaga, ia bergegas memanjat sebuah pohon yang berada tak jauh dari titik serangan.

Di atas pohon itulah, Arbain harus melalui enam jam yang mencekam dalam kegelapan malam, menunggu air sungai surut dan memastikan satwa liar tersebut benar-benar pergi.

Setelah situasi dirasa aman pada pagi harinya, ia turun, membalut luka robek di kakinya dengan alat seadanya, dan memacu pompongnya pulang.

"Waktu mau naik ke pompong, kaki saya tiba-tiba diterkam. Saya sempat melawan dan bertahan di atas pohon selama enam jam sampai buayanya pergi," ungkap Arbain.

Kejadian ini semakin menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan perairan Inhil.

Camat Tanah Merah, Mulyadi membenarkan peristiwa tersebut dan menyoroti eskalasi serangan buaya yang mengkhawatirkan di wilayahnya.

"Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam bulan ini di Tanah Merah. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai, terutama pada malam hingga pagi hari, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari hal-hal yang memicu serangan satwa liar," tegas Mulyadi.

Pemerintah setempat kini terus memberikan peringatan keras agar para nelayan mengurangi aktivitas di titik-titik rawan predator, guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved