www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Napi Lapas Bagansiapiapi Sukses Sulap Lahan Jadi 'Lumbung Pangan' Bersama TNI
Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:40:28 WIB
Potret suburnya kebun sayur binaan Napi Lapas Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)
Potret suburnya kebun sayur binaan Napi Lapas Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)

BAGANSIAPIAPI - Penjara kini tak lagi sekadar tempat untuk menjalani masa hukuman, melainkan ruang transformasi dan kemandirian.

Hal ini dibuktikan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi yang sukses menyulap area lapas menjadi lahan pertanian produktif beromzet lokal.

Keberhasilan program kemandirian ini memantik perhatian jajaran TNI Kodim 0321/Rohil yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau sekaligus memperkuat sinergi pengamanan dan pemberdayaan wilayah.

Kunjungan aparat TNI tersebut bertepatan dengan momentum panen raya sawi hijau dan peninjauan kebun melon yang tumbuh subur di area perkebunan Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Bagansiapiapi.

Menariknya, aparat TNI tak sekadar memantau. Usai panen, mereka berbaur bersama Kepala Lapas (Kalapas) dan para narapidana turun ke tanah berlumpur untuk menanam kembali benih-benih sawi yang baru.

Kalapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik menegaskan, kebun di balik jeruji besi ini adalah langkah konkret instansinya dalam menjawab tantangan nasional.

"Kegiatan pertanian ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian yang nyata bagi para WBP agar mereka memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah bebas kelak," ungkap Agus Imam Taufik, Kamis (27/8/2026).

"Langkah ini juga menjadi wujud dukungan aktif Lapas Bagansiapiapi terhadap program ketahanan pangan nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden," sambungnya.

Lebih lanjut, inisiatif yang dipimpin oleh Kasi Giatja Mismin Handoko dan jajarannya ini selaras dengan instruksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Tujuannya jelas: menggeser paradigma penjara menjadi tempat pembinaan yang menghasilkan output ekonomi bagi narapidana itu sendiri.

Dampak dari program ini sangat dirasakan oleh para narapidana. Lahan garapan tersebut tidak hanya mengisi waktu luang, tetapi memberikan harapan hidup baru bagi mereka.

"Kami sangat bersyukur dan senang bisa diberikan wadah serta ilmu bercocok tanam selama di dalam Lapas. Mulai dari mengolah tanah, merawat tanaman seperti sawi dan melon, sampai bisa panen dan dijual," tutur seorang warga binaan dengan antusias.

"Kegiatan ini membuat hari-hari kami lebih produktif dan menjadi bekal keterampilan yang sangat berharga untuk kami gunakan saat bebas nanti," tambahnya.

Kualitas hasil bumi dari tangan para tahanan ini nyatanya tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain sawi dan melon, komoditas lain seperti kacang panjang dan kangkung tumbuh dengan kualitas premium.

Hasil panen tersebut tidak hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan pangan internal lapas, tetapi juga terbukti laris manis diburu pembeli saat dilempar ke pasar lokal Bagansiapiapi.

Kolaborasi penanaman benih bersama TNI ini menjadi simbol kuat bahwa reintegrasi sosial dan ketahanan pangan bisa dimulai dari mana saja—termasuk dari balik tembok penjara.

Penulis: Afrizal
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved