www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polda Riau Sasar Pemodal PETI di Kuansing, 17 Orang Jadi Tersangka
Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:14:50 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi .
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi .

KUANSING – Kepolisian Daerah (Polda) Riau membongkar aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Dalam operasi yang berlangsung selama dua pekan, polisi mengungkap delapan laporan polisi, menetapkan 17 tersangka, serta memusnahkan 525 rakit PETI.

Pengungkapan tersebut disampaikan Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi saat memimpin konferensi pers di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Selasa (18/8/2026).

Penindakan itu merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026 yang dilaksanakan pada 1 hingga 14 Agustus 2026.

“Pengungkapan kasus PETI ini merupakan bentuk transparansi Polri kepada masyarakat sekaligus menunjukkan keseriusan dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujar Hengki.

Polisi Musnahkan 525 Rakit PETI

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan, dalam operasi tersebut polisi menyasar sedikitnya 55 lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas pertambangan emas ilegal.

Dari hasil operasi, kepolisian mengungkap delapan laporan polisi dan menetapkan 17 orang sebagai tersangka.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga memusnahkan 525 rakit PETI serta memasang 56 plang larangan aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah lokasi.

Penyidik masih terus mengembangkan perkara dengan menelusuri pihak-pihak yang diduga memiliki peran di balik aktivitas tersebut, mulai dari pemodal, pemilik rakit, hingga penampung hasil tambang ilegal.

Dalam salah satu perkara, polisi turut mengamankan uang tunai sebesar Rp972,8 juta dan emas seberat 395,71 gram sebagai barang bukti.

Polda Riau Buru Pemodal PETI

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan, penegakan hukum terhadap aktivitas PETI tidak hanya menyasar para pekerja yang ditemukan di lokasi pertambangan.

Kepolisian juga akan menelusuri pihak-pihak yang diduga memberikan modal, memiliki sarana pertambangan, maupun menerima dan menampung hasil tambang ilegal.

“Penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional dan terukur. Kami tidak hanya melihat aktivitas di lapangan, tetapi juga akan menelusuri pihak-pihak yang berada di balik kegiatan PETI,” tegasnya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga menemukan dugaan peredaran narkotika di lingkungan pekerja tambang ilegal. Temuan itu menjadi perhatian kepolisian karena aktivitas PETI dinilai tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hengki mengajak seluruh elemen masyarakat di Kuansing untuk bersama-sama menghentikan aktivitas pertambangan emas ilegal.

Menurutnya, pemberantasan PETI membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga masyarakat.

“Keberhasilan pemberantasan PETI membutuhkan dukungan semua pihak. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, menaati ketentuan hukum, dan menciptakan situasi yang aman, tertib serta kondusif,” pungkasnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved