www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
204 Jalur Bertarung di FPJ 2026 Kuansing, Wisata Budaya Riau Kian Mendunia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polda Riau Sasar Pemodal PETI di Kuansing, 17 Orang Jadi Tersangka
Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:14:50 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi .
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi .

KUANSING – Kepolisian Daerah (Polda) Riau membongkar aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Dalam operasi yang berlangsung selama dua pekan, polisi mengungkap delapan laporan polisi, menetapkan 17 tersangka, serta memusnahkan 525 rakit PETI.

Pengungkapan tersebut disampaikan Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi saat memimpin konferensi pers di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Selasa (18/8/2026).

Penindakan itu merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026 yang dilaksanakan pada 1 hingga 14 Agustus 2026.

“Pengungkapan kasus PETI ini merupakan bentuk transparansi Polri kepada masyarakat sekaligus menunjukkan keseriusan dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujar Hengki.

Polisi Musnahkan 525 Rakit PETI

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan, dalam operasi tersebut polisi menyasar sedikitnya 55 lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas pertambangan emas ilegal.

Dari hasil operasi, kepolisian mengungkap delapan laporan polisi dan menetapkan 17 orang sebagai tersangka.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga memusnahkan 525 rakit PETI serta memasang 56 plang larangan aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah lokasi.

Penyidik masih terus mengembangkan perkara dengan menelusuri pihak-pihak yang diduga memiliki peran di balik aktivitas tersebut, mulai dari pemodal, pemilik rakit, hingga penampung hasil tambang ilegal.

Dalam salah satu perkara, polisi turut mengamankan uang tunai sebesar Rp972,8 juta dan emas seberat 395,71 gram sebagai barang bukti.

Polda Riau Buru Pemodal PETI

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan, penegakan hukum terhadap aktivitas PETI tidak hanya menyasar para pekerja yang ditemukan di lokasi pertambangan.

Kepolisian juga akan menelusuri pihak-pihak yang diduga memberikan modal, memiliki sarana pertambangan, maupun menerima dan menampung hasil tambang ilegal.

“Penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional dan terukur. Kami tidak hanya melihat aktivitas di lapangan, tetapi juga akan menelusuri pihak-pihak yang berada di balik kegiatan PETI,” tegasnya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga menemukan dugaan peredaran narkotika di lingkungan pekerja tambang ilegal. Temuan itu menjadi perhatian kepolisian karena aktivitas PETI dinilai tidak hanya berdampak terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hengki mengajak seluruh elemen masyarakat di Kuansing untuk bersama-sama menghentikan aktivitas pertambangan emas ilegal.

Menurutnya, pemberantasan PETI membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga masyarakat.

“Keberhasilan pemberantasan PETI membutuhkan dukungan semua pihak. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, menaati ketentuan hukum, dan menciptakan situasi yang aman, tertib serta kondusif,” pungkasnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing.(foto: mcr)204 Jalur Bertarung di FPJ 2026 Kuansing, Wisata Budaya Riau Kian Mendunia
Penghargaan dari Pemcam Koto Gasib kepada PT RAPP dalam kerjasama penanggulangan karhutla.(foto: istimewa)Kolaborasi Lawan Karhutla, Pemcam Koto Gasib Beri Apresiasi kepada PT RAPP
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal M,M (foto/int)Polemik Desil Tak Sesuai Kondisi, DPRD Pekanbaru Soroti Data Penerima Bantuan
ist.Ajang Modifikasi Terbesar Indonesia, Honda Modif Contest 2026 Sapa Pekanbaru 22–23 Agustus
Plt Gubri, SF Hariyanto.Catat Sejarah Keinsyuran Indonesia, SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU 
  Ist.Terbukti Bersalah, Joshua dkk Dimutasi, Demosi 3 Tahun dan Patsus 30 Hari
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Jauh Menurun, Riau Sumbang 25 Titik Panas Sore ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Arwinda Gusmalina (foto/int)Soroti Kenaikan Harga Ayam, Arwinda Minta Pemko Cari Penyebab di Lapangan
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (foto/ist)Pemprov Riau Targetkan Seluruh Pelajar Punya Rekening, Literasi Keuangan Digital Jadi Kunci
Ilustrasi kasus kekerasan anak terjadi di Pekanbaru (foto/int)98 Kasus Kekerasan Anak di Pekanbaru, Wawako Minta Orangtua dan Guru Bertindak
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved