www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PHR dan PMI Rohil Targetkan 200 Kantong Darah, Bantu Pasien yang Membutuhkan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


40 Siswa dan Guru Keracunan MBG di Dumai, SPPG Pemasok Baru Sebatas Disanksi Administratif
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:31:51 WIB
Menu MBG sebabkan puluhan siswa dan guru di Dumai keracunan.(foto: int)
Menu MBG sebabkan puluhan siswa dan guru di Dumai keracunan.(foto: int)

PEKANBARU - Penanganan dugaan keracunan massal yang dialami puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013 Buluh Kasap, Kota Dumai, terus berlanjut.

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah tersebut.

Keputusan itu diambil setelah insiden yang menyebabkan 40 siswa dan seorang guru harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Suhatman, Kamis (13/8/2026), usai mengonsumsi MBG.

Kepala KPPG Pekanbaru, Dr Syartiwidya mengatakan, pihaknya langsung menjatuhkan sanksi administratif sembari menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium.

"Kami sudah mengambil tindakan tegas berupa mensuspend SPPG dan menonaktifkan kepala SPPG-nya," kata Dr Syartiwidya, Sabtu (15/8/2026).

Selain menghentikan operasional penyedia makanan, KPPG juga melakukan penelusuran terhadap menu yang disajikan pada hari kejadian.

Dari hasil pendalaman awal, dugaan sementara mengarah pada cabai yang disajikan sebagai pelengkap bakso. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil uji laboratorium.

"Dugaan sementara itu berasal dari cabai baksonya. Tapi untuk pastinya kami masih menunggu hasil laboratorium," ujarnya.

Pihak berwenang menegaskan hasil laboratorium akan menjadi dasar untuk menentukan sumber kontaminasi sekaligus langkah penanganan berikutnya.

Kondisi para korban juga dilaporkan terus membaik. Sebagian besar siswa yang sempat dirawat di rumah sakit telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

Menurut Dr Syartiwidya, saat ini hanya tersisa satu orang yang masih menjalani perawatan.

"Kalau untuk anak-anak yang sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit sudah pulang semua, hanya tinggal satu orang lagi," katanya.

Insiden ini menjadi bahan evaluasi bagi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperketat sistem pengawasan program Makanan Bergizi Gratis.

Salah satu langkah yang tengah diterapkan adalah penggunaan aplikasi pemantauan harian yang mendokumentasikan seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari kualitas bahan baku, tahapan pengolahan, hingga distribusi ke sekolah.

Selain itu, mekanisme uji rasa atau pencicipan berlapis juga diwajibkan sebelum makanan dikonsumsi para siswa.

"Kemudian juga harus dilakukan pencicipan dua lapis. Baik oleh SPPG dan juga ketika tiba di sekolah. Jadi kalau tiba di sekolah sudah tidak bagus. Itu seharusnya tidak boleh didistribusikan lagi," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Setetes darah sejuta harapan, PHR dan PMI Rohil gelar donor darah massal (foto/int)PHR dan PMI Rohil Targetkan 200 Kantong Darah, Bantu Pasien yang Membutuhkan
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi (foto/int)Pemprov Riau Perketat Evaluasi BUMD, Modal Daerah Wajib Berbasis Kajian
Ilustrasi hujan lebat diprediksi guyur sebagian besar Riau hari ini (foto/int)Waspada Hujan Lebat Disertai Petir, Ini Wilayah Riau yang Perlu Berhati-hati
Ilustrasi BMKG mendeteksi satu hotspot di Riau (foto/int)Riau Hanya Satu Hotspot, Terdeteksi di Indragiri Hilir
HW Live House.Hanya Kantongi Izin Restoran, Operasional HW Live House Kembali Dibahas Pemprov Riau
  ist.Bahaya Caffeine Crash Saat Berkendara, Begini Solusi #Cari_Aman dari Honda Capella Riau
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru turun (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Kembali Turun Hari Ini
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai hadirkan layanan kesehatan dan salurkan bantuan makanan untuk bantu penyintas bencana gempa NTT (foto/ist)Pertamina Kilang Dumai Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.649 Ijazah Siswa Masih Tertahan, Pemko Pekanbaru Siapkan Verifikasi dan Bantuan
DPRD Kuansing optimistis APBD Perubahan 2026 rampung akhir September.(foto: ultra/halloriau.com)Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved