UJUNG TANJUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bagansiapiapi terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan dengan menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tanjung Melawan.
Kemitraan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal dan pelatihan keterampilan.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan hak pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap terpenuhi selama menjalani masa pembinaan.
Selain pendidikan kesetaraan, program juga mencakup pelatihan life skill, pertanian, dan peternakan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah bebas.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun kemandirian warga binaan agar memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke lingkungan sosial.
"Kemitraan ini menjadi bentuk komitmen dalam memenuhi hak pendidikan warga binaan sekaligus membekali mereka dengan keterampilan hidup yang produktif sehingga siap kembali dan diterima di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana," demikian tujuan kerja sama yang disampaikan dalam pelaksanaan penandatanganan PKS.
Ketua PKBM Tanjung Melawan menyambut positif kolaborasi tersebut dan menegaskan kesiapan lembaganya untuk mendukung seluruh proses pembelajaran.
"Kami siap menurunkan tenaga pengajar dan instruktur yang kompeten untuk mendampingi warga binaan selama mengikuti pendidikan maupun pelatihan keterampilan," ujar Ketua PKBM Tanjung Melawan.
Melalui sinergi antara pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan praktis, kedua lembaga optimistis mampu menciptakan warga binaan yang lebih mandiri, memiliki karakter positif, serta siap berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun pembangunan masyarakat setelah kembali menjalani kehidupan di luar lapas.
Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan sehingga proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih optimal dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang memadai.