KUANSING – Suasana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Provinsi Riau dan Pacu Jalur Rayon II di Teluk Kuantan mendadak diwarnai kabar yang menghebohkan.
Beredar informasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (29/6/2026).
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun Pemerintah Kabupaten Kuansing terkait kebenaran informasi tersebut.
Identitas pihak yang diduga diamankan maupun diperiksa juga belum dapat dipastikan.
Sejumlah pejabat daerah serta orang-orang yang dikenal dekat dengan Bupati Kuansing telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi.
Namun, belum ada satu pun yang memberikan tanggapan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di sekitar rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing tampak berbeda dari biasanya.
Akses menuju rumah dinas dijaga personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sementara pintu rumah dalam kondisi tertutup.
Meski demikian, terlihat beberapa kendaraan terparkir di halaman rumah dinas tersebut.
Salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga mengaku mengetahui adanya tamu di dalam rumah, tetapi tidak dapat memastikan identitas maupun tujuan kedatangan mereka.
"Memang ada tamu di dalam, tetapi kami tidak tahu siapa yang datang," ujar seorang petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi.
Di sisi lain, kondisi rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Kuansing terpantau relatif lengang.
Tidak terlihat adanya aktivitas mencolok maupun peningkatan pengamanan di kedua lokasi tersebut.
Selain itu, beredar pula informasi bahwa tamu, termasuk wartawan, untuk sementara tidak diperkenankan memasuki Markas Polres Kuansing.
Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pembatasan akses tersebut.
Perkembangan dugaan OTT ini masih terus dinantikan. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.