SIAK - Jalan Lintas Pekanbaru-Duri KM 40, Kecamatan Minas, mendadak riuh pada Rabu (13/5/2026) saat ribuan liter Crude Palm Oil (CPO) tumpah akibat kecelakaan tunggal sebuah truk tangki bernomor polisi BM 9632 PU.
Tak butuh waktu lama bagi warga sekitar untuk mendatangi lokasi, namun bukan untuk sekadar menonton, melainkan "menyelamatkan" tumpahan minyak yang mengalir deras dari tangki yang bocor.
Kecelakaan bermula saat truk milik PT Mitra Angkutan Sejati (MAS) tersebut melaju dari arah Pekanbaru menuju Duri.
Saat mencoba menaklukkan salah satu tanjakan curam di kawasan Minas Barat, kendaraan besar itu tiba-tiba kehilangan tenaga.
Kasat Lantas Polres Siak, AKP Denny Maulana mengonfirmasi, kegagalan mesin saat menanjak menjadi penyebab utama insiden ini.
“Truk tangki tersebut tidak sanggup menanjak sehingga kehilangan tenaga saat berada di tanjakan. Mobil kemudian bergerak mundur ke arah beram jalan sebelah kanan dan akhirnya terguling ke dalam jurang,” ujar AKP Denny Maulana, Rabu (13/5/2026).
Benturan keras saat terjatuh menyebabkan kabin truk ringsek parah. Namun, yang paling menarik perhatian massa adalah kebocoran pada bagian tangki yang membuat muatan CPO meluber hingga ke area berlumpur di dasar jurang.
Pemandangan kontras terlihat di lokasi kejadian. Di satu sisi, petugas berusaha mengamankan area, sementara di sisi lain, puluhan warga sibuk menampung minyak sawit mentah menggunakan berbagai wadah seadanya.
Ujang, salah seorang warga setempat menuturkan, kabar tumpahnya CPO menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut.
“Banyak yang datang bawa wadah sendiri-sendiri. Ada yang pakai ember, jerigen sampai drum. Kami ambil yang tercecer di tanah dan yang mengalir keluar,” ungkap Ujang.
Meski truk mengalami kerusakan berat dan posisi jatuh cukup dalam, beruntung nyawa sopir truk dapat diselamatkan.
Korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Meskipun lokasi dipadati warga yang berebut minyak, AKP Denny memastikan, arus lalu lintas di jalur utama Pekanbaru-Duri tidak terganggu secara signifikan.
"Posisi kendaraan berada cukup jauh dari badan jalan, sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali. Kami tetap menghimbau warga untuk berhati-hati di sekitar lokasi evakuasi," tutup Kasat Lantas.