www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
WFA ASN Kuansing Setiap Jumat Diarahkan Jadi Program Aksi Sosial
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Eks Finalis Putri Indonesia asal Riau Jadi Tersangka, 15 Korban Cacat Usai Perawatan
Rabu, 29 April 2026 - 18:33:37 WIB
Jadi dokter gadungan, JRF ditangkap polisi setelah diduga sebabkan belasan korban cacat (foto/ist)
Jadi dokter gadungan, JRF ditangkap polisi setelah diduga sebabkan belasan korban cacat (foto/ist)

PEKANBARU - Seorang mantan finalis Putri Indonesia asal Riau berinisial JRF kini harus berhadapan dengan hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus praktik kecantikan ilegal. Kasus ini mencuat setelah sejumlah korban melaporkan mengalami kerusakan fisik serius usai menjalani perawatan di klinik milik JRF.

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat sedikitnya 15 korban yang terdampak. Para korban mengalami berbagai kerusakan pada wajah maupun bagian tubuh lainnya.

"Hingga saat ini, sedikitnya terdapat sekitar 15 orang korban yang diduga mengalami kerusakan pada wajah maupun bagian tubuh lain. Ini akibat tindakan tersangka," kata Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, Rabu (28/4/2026).

Salah satu korban bahkan mengalami kondisi yang lebih parah. Setelah menjalani dua kali operasi bibir, korban justru mengalami cacat permanen dan trauma psikologis yang mendalam.

"Salah satu korban mengalami kegagalan operasi bibir sebanyak dua kali hingga menyebabkan cacat permanen dan trauma psikis," kata Ade Kuncoro.

Dari hasil penyelidikan Subdit IV Ditreskrimsus, diketahui JRF telah menjalankan praktik ilegal tersebut sejak tahun 2019. Klinik kecantikan yang dikelolanya menawarkan berbagai perawatan dengan tarif yang tidak murah, bahkan mencapai belasan juta rupiah untuk satu tindakan.

"Untuk salah satu tindakan, korban diketahui membayar hingga Rp 16 juta," kata Ade.

Ironisnya, terungkap bahwa JRF tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang kesehatan maupun kedokteran. Ia hanya pernah mengikuti pelatihan kecantikan di Jakarta pada tahun 2019 dan memperoleh sertifikat yang seharusnya diperuntukkan bagi tenaga medis profesional.

Dengan berbekal sertifikat tersebut, JRF kemudian membuka praktik kecantikan sendiri dan diduga melakukan berbagai tindakan medis secara mandiri terhadap para kliennya.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi dan ahli, kasus ini resmi naik ke tahap penyidikan pada 26 Februari 2026. Aparat kemudian melakukan pelacakan hingga akhirnya berhasil menangkap JRF di rumah keluarganya di Sumatera Barat.

"Pada 28 April 2026, status yang bersangkutan resmi ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka setelah penyidik menemukan lebih dari dua alat bukti yang sah," tegas Ade.

Sumber: Detiksumut


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.(foto: int)WFA ASN Kuansing Setiap Jumat Diarahkan Jadi Program Aksi Sosial
Dekan FKIP Unri, Prof Jimmi Copriady jadi pertama daftar pertama Bakal Calon Rektor (foto/ist)Maju Pemilihan Rektor Unri, Prof Jimmi Copriady Usung Kolaborasi Pentahelix
Wahyu Kurniawan.Dari Pagar Kantin ke Menara Bor: Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
Pemko Pekanbaru dan APJATEL bersinergi rapikan kabel telekomunikasi yang menjuntai (foto/int)Kabel Semrawut Dinilai Ganggu Estetika Kota, Pekanbaru Mulai Susun Jaringan Bawah Tanah
ist.Dukung Mitigasi Perubahan Iklim,  Surveyor Indonesia luncurkan SIClirisk 
  Pemkab Pelalawan meraih penghargaan Treasury Award 2025.(foto: andi/halloriau.com)Pemkab Pelalawan Sabet Treasury Award 2025, Bukti Pengelolaan APBN Daerah Semakin Solid
Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi deklarasikan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (foto/Afrizal)Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Deklarasikan Bersih dari Ponsel Ilegal hingga Narkoba
Audiensi GPTN Riau dan KNTA Riau dengan Komisi II DPRD Pekanbaru (foto/ist)GPTN Riau dan DPRD Pekanbaru Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Fajar Wibhiyadi. Foto IntBPJPH dan PT Surveyor Indonesia Catat 4.500 Industri Sudah Lalui Pemeriksaan
Kesempatan emas anak Riau, Beasiswa SDM Sawit 2026 dibuka untuk lulusan SMA/SMK (foto/int)Disdik Riau Minta Sekolah Aktif Dampingi Siswa Daftar Beasiswa SDM Sawit 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved