www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tata Maulana Yakin Fakta Persidangan Abdul Wahid Ungkap Dugaan Kriminalisasi
Jumat, 24 April 2026 - 16:48:45 WIB
Tata Maulana, orang dekat Abdul Wahid (foto/ist)
Tata Maulana, orang dekat Abdul Wahid (foto/ist)

PEKANBARU - Sidang Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid yang digelar Rabu-Kamis lalu semakin mengungkap fakta baru yang mengarah kebenaran adanya dugaan kriminalisai. Para saksi yang hadirkan merupakan seluruh Kepala UPT Jalan dan jembatan yang diamankan saat OTT KPK November 2025 lalu.
 
Tata Maulana saksi yang turut diamankan bersama Gubernur Abdul Wahid, Pekanbaru, Jumat, (24/4/2026) kembali mengungkap kebenaran dugaan kriminalisasi terhadap gubernur nonaktif Abdul Wahid. Menurut Tata, fakta persidangan perlahan menguak kebenaran adanya dugaan kriminalisasi terhadap Abdul Wahid.

"Kesaksian enam kepala UPT terungkap bahwa mereka tidak pernah menerima atau mendengar adanya ancaman dan tidak pernah menerima perintah permintaan fee dari Abdul Wahid secara langsung, anehnya dalam BAP mereka seperti digiring membuat pengakuan bahwa perintah permintaan dan ancaman dari Abdul Wahid dengan istilah 'matahari satu', pokoknya harus memunculkan nama Abdul Wahid diseluruh BAP mereka," sebut Tata.
 
Lebih lanjut Tata mengatakan bahwa fakta persidangan mengungkap kebenaran nama SF Hariyanto benar sebagai saksi pelapor, itu terungkap di depan hakim ada keanehan antara BAP SFH dan pengakuan saksi.
 
"Di hadapan hakim, saksi Kepala UPT Ardi membantah keras kalau dirinya pernah curhat soal adanya permintaan fee 5% kepada siapa pun. Termasuk ia membantah pernah curhat kepada SFH, sebab dalam BAP SFH sebagai saksi pelapor mencatut nama Ardi yang cerita kepada dirinya, sehingga ia berinisiatif melaporkan kepada KPK," sambung Tata, Jumat (24/4/2026).

Tata kembali melanjutkan ceritanya saat diamankan dibawa ke gedung merah putih jakarta beberapa waktu lalu, ia sudah curiga adanya dugaan jebakan batman terhadap abdul wahid. "Sampai digedung KPK setelah maghrib tanggal 4 november, lalu selesai BAP pukul 01.00 dini hari, masuk tanggal 5 November, pukul 02.00 kembali di BAP sebagai saksi tersangka, saat itulah saya tau gubernur AW dijerat dengan pasal pemerasan" cerita tata
 
"Lalu pukul 03.00 dini hari dibolehkan pulang bersama dengan seluruh ka. UPT dan Sekretaris PU Feri, sampai di depan gedung merah putih, Sekretaris PU Feri Yunanda dan seluruh Ka. UPT yang diamankan saling berpelukan. Saya menduga seolah-olah merayakan kemenangan dalam menjebak AW, kesimpulan saya mereka berhasil membuat pengakuan seragam bahwa mereka diperas dengan mengikuti sekanerio yang diarahkan sebelumnya, dugaan saya sekanerio yang diarahkan oleh saksi pelapor, buktinya terungkap dipengadilan BAP seluruh Ka. UPT seragam, jangan-jangan sampai huruf typo, titik komanya juga seragam," lanjut Tata.
 
Dikatakatan tata lagi, melihat jalannya sidang ia meyakini kuat bahwa hakim akan berlaku objektif dan adil, terlihat hakim mencecar pertanyaan saksi Kepala UPT yang dihadirkan.
 
"Kalau kita lihat dari pertanyaan hakim  dipersidangan kemaren, hakim meminta Saksi Ka. UPT untuk berkata jujur saja, jangan ada kesan seperti anak-anak yang masih dibimbing, karna saya menilai terkesan saksi Ka. UPT membenarkan dan mengikuti jalan cerita yang diarahkan JPU," ungkap Tata lagi.
 
"Hakim juga menyangsikan soal matahari satu adalah bentuk ancaman, hakim mencecar pertanyaan bagaimana situasi ketakutan sebenarnya, dengan istilah itu, sehingga Ka. UPT harus takut kehilangan jabatan, ada apa dijabatan itu tanya hakim lagi, kan kita tahu PU itu tempat basah lanjut hakim. Karena ada kesan Kepala UPT seolah-olah mereka bersih saat menjabat di sana, sehingga terdiam tidak bisa menjawab," ungkap tata lagi
 
Terakhir Tata juga mengatakan terungkap dalam fakta persidangan dari salah satu saksi kepala UPT jalan dan jembatan melampirkan bukti meminjam uang karna harus memenuhi permintaan fee 5%.
 
"Anehnya bukti pinjaman yang dilampirkan itu meminjam kepada salah seorang yang diduga kuat adalah orang dekatnya saksi pelapor SFH, sehingga gubernur AW mencecar saksi dengan pertanyaan nama 'Suparman' ini siapa? sehingga harus minjam dengan orang ini. Saya malah kembali curiga, dugaan saya jangan-jangan uang uang untuk setoran dari ka. UPT ini disiapkan saksi pelapor untuk memuluskan jebakan batman," tutup Tata.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Hendry Munief meluncurkan buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, angkat kinerja sebagai anggota DPR RI (foto/ist)Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved