www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Puluhan Ton Pangan Ilegal Disita, Kodam XIX Gagalkan Aksi Penyelundupan di Tembilahan
Jumat, 03 April 2026 - 06:54:00 WIB
Barang bukti saat diamankan.
Barang bukti saat diamankan.

PEKANBARU – Upaya penyelundupan komoditas pangan dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Kodam XIX/Tuanku Tambusai di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Total barang bukti yang diamankan mencapai 48,39 ton, terdiri dari berbagai jenis bawang dan cabai kering.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIX/Tuanku Tambusai, Letkol Faisal Rangkuti, membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menyebut, seluruh komoditas yang diamankan merupakan barang ilegal tanpa dokumen resmi.

“Benar, telah digagalkan penyelundupan pangan ilegal dengan total barang bukti mencapai 48,39 ton,” ujar Faisal, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari aktivitas mencurigakan sebuah kapal kayu KM Anisa 89 GT 33 yang tengah melakukan bongkar muat di jalur tidak resmi di wilayah Tembilahan pada 31 Maret 2026.

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Deninteldam langsung bergerak cepat menghentikan aktivitas kapal dan mengamankan seluruh anak buah kapal (ABK) beserta muatannya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan berbagai komoditas pangan berupa bawang merah, bawang putih, bawang bombay, serta cabai kering dengan total berat mencapai puluhan ton. Seluruh muatan tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi dan diduga terdapat manipulasi pada manifes barang.

“Temuan ini menunjukkan adanya indikasi kuat pelanggaran, termasuk manipulasi dokumen muatan,” jelasnya.

Faisal menegaskan, keberhasilan penggagalan ini tidak hanya mencegah potensi kerugian negara, tetapi juga melindungi stabilitas harga pangan di pasar serta menjaga keberlangsungan usaha petani lokal.

Menurutnya, peredaran komoditas ilegal berpotensi mengganggu keseimbangan pasar dan merugikan pelaku usaha yang beroperasi secara sah.

Sebagai tindak lanjut, pada 1 April 2026, seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Balai Karantina Provinsi Riau untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kodam XIX/Tuanku Tambusai juga menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan di wilayah pesisir, khususnya pada jalur-jalur tidak resmi yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Selain itu, sinergi dengan instansi terkait akan terus diperkuat guna menjaga keamanan wilayah serta stabilitas distribusi pangan di daerah.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
  6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved