www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Penyelundupan Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal dari Kepri Digagalkan di Tembilahan
Rabu, 01 April 2026 - 18:55:53 WIB
Deninteldam XIX/TT bongkar muatan gelap di Tembilahan (foto/int)
Deninteldam XIX/TT bongkar muatan gelap di Tembilahan (foto/int)

PEKANBARU - Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berhasil menggagalkan peredaran komoditas pertanian ilegal dalam jumlah besar di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebuah kapal motor yang mengangkut puluhan ton bawang merah dan cabai kering tanpa dokumen resmi diamankan saat berlabuh di Pelabuhan Rakyat Tembilahan, Selasa (31/3/2026).

Operasi ini melibatkan 15 personel Deninteldam XIX/TT yang dipimpin Kapten Arh. Tumpal Purba dan Kapten Inf. Frinsen Simanjuntak. Kapal Motor Anisa 89 GT 33 diamankan saat sedang bersandar di kawasan Jalan Gerilya Parit 6, Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Dari hasil pemeriksaan awal, kapal yang berlayar dari Tanjung Pinang tersebut kedapatan mengangkut bawang merah campuran dan cabai kering tanpa dilengkapi sertifikasi kesehatan tumbuhan dari badan karantina, yang merupakan syarat wajib dalam distribusi antarwilayah.

Selain itu, petugas juga menemukan adanya kejanggalan pada data muatan. Manifest kapal mencatat total muatan sebesar 32 ton, namun hasil pemeriksaan fisik di lapangan menunjukkan jumlah sebenarnya diperkirakan mencapai 50 hingga 60 ton.

Seperti dilansir dari MCRiau, setelah diamankan, kapal beserta muatan langsung diarahkan ke Pelabuhan 2 Sekawan untuk proses bongkar muat. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke gudang Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Riau di Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Tembilahan.

Pihak karantina memastikan komoditas ilegal tersebut akan dimusnahkan guna mencegah potensi penyebaran hama dan penyakit tumbuhan yang dapat merugikan sektor pertanian. Proses pemusnahan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, setelah seluruh tahapan administrasi diselesaikan.

Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam memperketat pengawasan jalur distribusi ilegal, khususnya di pelabuhan rakyat yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur non-prosedural. Hingga kini, proses hukum dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mencegah praktik serupa terulang di wilayah Riau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
  6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved