www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Babak Baru ‘Japrem’ PUPR Riau, Abdul Wahid Tiba di Pekanbaru Pakai Rompi Orange dan Dikawal Ketat
Rabu, 11 Maret 2026 - 12:51:16 WIB
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid tiba di Pekanbaru mengenakan rompi orange dan dikawal ketat.(foto: tribunpekanbaru.com)
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid tiba di Pekanbaru mengenakan rompi orange dan dikawal ketat.(foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, tiba di Kota Pekanbaru dengan pengawalan ketat aparat, Rabu (11/3/2026) pagi.

Kedatangannya menandai tahapan baru proses hukum setelah berkas perkara dugaan korupsi yang menjeratnya resmi dilimpahkan ke pengadilan.

Tersangka kasus dugaan pemerasan anggaran proyek di Dinas PUPR Riau itu mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II sekitar pukul 09.45 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta.

Saat keluar dari area kedatangan, Abdul Wahid tampak mengenakan rompi tahanan oranye dengan kedua tangan diborgol. Ia juga memakai topi hitam dan masker yang menutupi sebagian wajahnya.

Kedatangannya dikawal ketat oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi bersama aparat Brimob, TNI, serta jaksa.

Sejumlah wartawan sempat mencoba meminta tanggapan terkait kesiapan dirinya menghadapi persidangan. Namun Abdul Wahid tidak memberikan komentar panjang.

“Sehat,” jawabnya singkat ketika ditanya mengenai kondisi kesehatannya.

Ia kemudian berjalan menuju mobil tahanan dengan pengawalan petugas. Dari kejauhan terdengar beberapa pendukung yang meneriakkan dukungan.

“Semangat ketua,” teriak salah seorang pendukung.

Bahkan sesaat sebelum ia dimasukkan ke mobil tahanan, terdengar teriakan lain yang menyatakan dukungan.

“Pak Gub benar, Pak Gub tidak bersalah,” ujar seorang pria di sekitar lokasi.

Dua Tersangka Lain Ikut Dibawa ke Pekanbaru

Dalam rombongan yang sama, turut dibawa dua tersangka lainnya yang terlibat dalam perkara ini.

Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Riau, Muhammad Arief Setiawan serta tenaga ahli gubernur sekaligus orang kepercayaan Abdul Wahid, Dani M. Nursalam.

Keduanya juga terlihat mengenakan rompi tahanan oranye dan diborgol saat tiba di bandara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa berkas perkara terhadap ketiga terdakwa telah resmi dilimpahkan ke pengadilan.

“Tim Jaksa Penuntut Umum KPK melimpahkan perkara atas nama Abdul Wahid, Muh. Arif Setiawan, dan Dani M. Nur Salam ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru,” kata Budi.

Menurutnya, proses hukum akan segera memasuki tahap persidangan.

“Selanjutnya Tim JPU akan menunggu penetapan hari sidang atas perkara dimaksud,” ujarnya.

Budi juga mengajak masyarakat untuk mengikuti proses persidangan agar publik dapat mencermati fakta yang akan terungkap di pengadilan.

Penyidikan Bertambah, Ajudan Gubernur Jadi Tersangka Baru

Dalam perkembangan terbaru penyidikan kasus tersebut, KPK juga menetapkan tersangka baru, yakni Marjani, yang diketahui merupakan ajudan Abdul Wahid.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 3 November 2025. Setelah OTT, Abdul Wahid bersama dua orang lainnya langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 4 November 2025.

Menjelang batas maksimal masa penahanan penyidikan selama 120 hari, KPK menyatakan berkas perkara telah lengkap pada 2 Maret 2026 dan siap dilanjutkan ke tahap penuntutan.

Modus “Japrem”: Dugaan Pungutan Fee Proyek PUPR

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, sebelumnya menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan praktik pemerasan dalam proyek di Dinas PUPR Riau.

Menurut KPK, praktik tersebut dikenal secara internal dengan istilah “jatah preman” atau Japrem.

Kasus ini disebut bermula pada Mei 2025 ketika pejabat di Dinas PUPR membahas pungutan fee dari kenaikan anggaran UPT Jalan dan Jembatan yang melonjak dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

Awalnya fee disepakati sebesar 2,5 persen, namun kemudian diduga dinaikkan menjadi 5 persen dari tambahan anggaran, dengan nilai sekitar Rp7 miliar.

“Kesepakatan fee 5 persen ini kemudian dilaporkan kepada Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dengan menggunakan bahasa kode ‘7 batang’,” ungkap Johanis Tanak dalam konferensi pers, November 2025.

KPK menduga setidaknya terjadi tiga kali setoran fee antara Juni hingga November 2025 dengan total sekitar Rp4,05 miliar.

Pada penyerahan dana ketiga inilah tim KPK melakukan OTT yang kemudian menyeret sejumlah pejabat, termasuk gubernur.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
  Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved