www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Menahan Tangis, Hasni Laporkan Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau
Kamis, 19 Februari 2026 - 21:18:40 WIB
Anggota DPRD Pekanbaru, Zulkardi (kanan) kawal Nenek Hasni agar mendapatkan keadilan dan hak lahannha kembali (foto/ist)
Anggota DPRD Pekanbaru, Zulkardi (kanan) kawal Nenek Hasni agar mendapatkan keadilan dan hak lahannha kembali (foto/ist)

PEKANBARU - Seorang lansia bernama Hasni (73) akhirnya melapor ke Polda Riau setelah mengaku selama dua dekade mengalami ketidakadilan dalam sengketa lahan yang diduga melibatkan praktik mafia tanah.

Dengan suara bergetar menahan tangis, warga Muara Fajar itu meminta perlindungan hukum atas tanah yang diklaim telah ia kelola selama kurang lebih 30 tahun. Namun, saat proyek pembangunan Tol Pekanbaru–Rengat memasuki tahap pembayaran ganti rugi, lahan tersebut tiba-tiba diklaim oleh pihak lain.
 
Hasni mengungkapkan persoalan semakin rumit ketika dalam sidang lapangan terbaru, pihak pengklaim disebut tidak mampu menunjukkan secara jelas titik lokasi tanah yang mereka maksud. Ia menduga terdapat permainan data, termasuk kemungkinan penggunaan identitas fiktif serta dokumen yang tidak valid.

Akibatnya, dana ganti rugi proyek tol tersebut kini tertahan melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan.

“Sudah puluhan tahun saya mengelola tanah itu. Tiba-tiba ada yang mengklaim, sementara saya tidak mendapatkan hak saya,” ujar Hasni dengan nada sedih.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan laporan tersebut.
 
Kasus ini turut menjadi perhatian anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Rumbai, Rumbai Timur dan Rumbai Barat, Zulkardi. Ia menegaskan komitmennya mengawal tuntas dugaan praktik mafia tanah yang menyeret nama warganya.

Bahkan Zulkardi ikut menghadiri sidang lapangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Kamis (12/2/2026).
 
Menurut Zulkardi, sejak awal proses perkara tersebut sudah menunjukkan indikasi cacat prosedural. Ia bahkan menyebut perkara tersebut terkesan diada-adakan hingga menjadi berperkara.
 
“Kita melihat dari awal sudah ada indikasi cacat prosedural,” tegasnya, Kamis (19/2/2026).

Zulkardi juga mengungkapkan pihaknya telah berkonsultasi langsung dengan Kementerian PUPR dan Badan Pertanahan Nasional terkait penetapan konsinyasi atas nama Elsih dan orang tuanya, Hasni. Dari hasil komunikasi tersebut, diakui terdapat kekeliruan dalam penetapan.
 
Dalam sidang lapangan, ia juga menyoroti fakta bahwa pihak penggugat tidak dapat menunjukkan secara jelas titik lokasi tanah yang disengketakan, serta tidak membawa data pendukung yang memadai.
 
Zulkardi memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada Hasni. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, ia menegaskan kasus ini akan didorong ke ranah pidana.“Proses hukum sedang berjalan. Kami akan kawal bersama agar hak warga benar-benar terlindungi,” pungkasnya.
 
Kasus ini menambah daftar panjang sengketa lahan yang muncul di tengah pembangunan infrastruktur. Hasni berharap perjuangannya menjadi jalan menuju keadilan dan memastikan haknya sebagai pemilik lahan tidak hilang.
 
“Saya hanya ingin keadilan dan hak saya kembali,” tutupnya.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
  Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved