www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Skandal Korupsi Berjamaah Pupuk Subsidi Pelalawan: Camat Aktif Ditahan
Kamis, 22 Januari 2026 - 10:49:47 WIB
Kejari Pelalawan kembali menahan dua tersangka baru dalam kasus korupsi pupuk subsidi.(foto: int)
Kejari Pelalawan kembali menahan dua tersangka baru dalam kasus korupsi pupuk subsidi.(foto: int)

PELALAWAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan terus mengembangkan pengusutan kasus dugaan korupsi penyelewengan pupuk subsidi periode 2019-2022.

Terbaru, dua orang pria berinisial RM dan SE resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan pada Rabu malam (21/1/2026), setelah penyidik menemukan bukti kuat keterlibatan keduanya.

Penetapan status tersangka dilakukan usai RM dan SE menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik tindak pidana khusus.

Keduanya sebelumnya diperiksa sebagai saksi, sebelum akhirnya status hukum mereka dinaikkan.

“Malam ini kami kembali menahan dua orang tersangka kasus korupsi pupuk subsidi," kata Kasi Pidana Khusus Kejari Pelalawan, Eka Mulia Putra, Rabu (21/1/2026) tengah malam.

"Keduanya (RM dan SE) langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas I Pekanbaru,” sambungnya.

Peran Tersangka dan Modus Penyelewengan

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka RM diketahui berperan sebagai pengecer pupuk subsidi melalui usaha dagang (UD) yang beroperasi di tiga kecamatan, yakni Bandar Petalangan, Bunut, dan Pangkalan Kuras.

Meski berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai Camat Bandar Petalangan, Kejari menegaskan perkara yang menjerat RM tidak berkaitan dengan jabatannya sebagai aparatur negara.

RM disangkakan dalam kapasitasnya sebagai pemilik usaha dagang pupuk subsidi yang beroperasi selama kurun waktu 2019 hingga 2022.

Sementara itu, tersangka SE merupakan pengelola gudang pupuk subsidi di Kecamatan Bunut.

Ia diduga terlibat aktif dalam praktik korupsi berjamaah selama menjalankan distribusi pupuk eceran.

Pemilik usaha tempat SE bekerja, berinisial SS, sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejari Pelalawan pada Senin (13/1/2026) lalu.

Penyidikan Masih Berlanjut

Hingga saat ini, Kejari Pelalawan telah menetapkan 18 orang tersangka dalam perkara besar penyelewengan pupuk subsidi yang merugikan petani tersebut. Jumlah ini berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan.

“Total tersangka yang sudah ditetapkan mencapai 18 orang. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru, tergantung perkembangan penyidikan,” tambah Eka.

RM dan SE diketahui memenuhi panggilan penyidik sejak Rabu siang, setelah sebelumnya mangkir dari pemeriksaan pekan lalu.

Keduanya kemudian menjalani pemeriksaan maraton hingga akhirnya ditahan pada malam hari.

Kejari Pelalawan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini hingga ke akar, guna memastikan distribusi pupuk subsidi benar-benar tepat sasaran bagi petani.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
  LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved