www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Surat Sumpah Abdul Wahid Viral, Azlaini Agus: Kalau Mau Korupsi, Kenapa Cuma Rp1,7 Miliar?
Senin, 12 Januari 2026 - 11:19:37 WIB
Tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus.(foto: int)
Tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus.(foto: int)

PEKANBARU - Surat tulisan tangan berisi sumpah bantahan yang dibuat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dari Rutan KPK terkait kasus dugaan fee dan setoran dari ASN yang menjeratnya, kini tengah menuai sorotan publik.

Tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus mengungkapkan, dirinya telah menerima dan membaca langsung surat tersebut.

Menurutnya, surat itu bukan sekadar bantahan biasa, melainkan pernyataan moral yang ditulis atas nama keyakinan religius.

"Saya sudah menerima dan membaca suratnya. Patut kita percaya, karena beliau menulis surat itu atas nama Allah," ujar Azlaini Agus, Senin (12/1/2026).

Meski menyatakan kepercayaan secara pribadi, Azlaini menegaskan bahwa proses hukum tetap harus berjalan sesuai aturan. Status Abdul Wahid sebagai tersangka menuntut adanya pembuktian yang sah, baik dari pihak penyidik maupun tim kuasa hukum.

"Karena proses hukum sudah berjalan dan beliau sudah menjadi tersangka, maka perlu pembuktian. Harus dihadirkan saksi-saksi yang menguatkan," tegasnya.

Azlaini juga menyoroti pentingnya profesionalisme KPK dalam menangani perkara ini.

Ia meminta agar lembaga antirasuah bekerja secara objektif tanpa tekanan atau pesanan dari pihak mana pun.

"Penyidik KPK harus profesional. Jangan sampai ada kesan bahwa Wahid harus masuk, apa pun kondisinya. Semua harus berbasis fakta dan saksi," katanya.

Tak hanya kepada KPK, Azlaini juga menyampaikan pesan kepada tim penasihat hukum Abdul Wahid agar aktif menghadirkan saksi yang dapat memperkuat sumpah bantahan tersebut.

"Kepada penasihat hukum, saya harap bisa menghadirkan saksi yang memperkuat pernyataan Pak Wahid. Dengan begitu, proses hukum bisa berjalan dengan adil dan terbuka," tuturnya.

Azlaini mengaku keyakinannya semakin kuat setelah mengikuti perkembangan kasus OTT tersebut dan membaca langsung isi surat sumpah Abdul Wahid.

Ia menilai tuduhan korupsi dengan nilai Rp1,7 miliar tidak sejalan dengan logika kekuasaan dan sumber daya yang dimiliki seorang gubernur di Riau.

"Sebagai orang tua, saya percaya dengan pernyataan Wahid. Kalau mau korupsi, kenapa hanya Rp1,7 miliar? Nilai itu kecil sekali untuk ukuran Riau yang kaya sumber daya," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Abdul Wahid secara terbuka menyatakan sumpah bahwa dirinya tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan KPK dalam OTT Dinas PUPR.

Surat tulisan tangan tersebut kini telah beredar luas di tengah masyarakat Riau dan memicu beragam reaksi publik.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved