PELALAWAN - Pencarian para korban kecelakaan maut truk terjun ke sungai Segati, Kabupaten Pelalawan dihentikan, Senin (24/2/2025) siang.
Truk diesel yang ditumpangi 32 orang itu jatuh di Sungai Segati pada Sabtu (22/2/2025) kemarin, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, terdiri dari sembilan anak-anak dan tujuh dewasa.
Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri mengatakan, kecelakaan tragis ini diduga karena supir kendaraan colt diesel mengantuk saat membawa 32 penumpang hingga jatuh di Sungai Segati.
"Tapi untuk pastinya, kita akan meminta keterangan istri si supir yang selamat, karena saksi duduk di depan. Saat ini, kita belum bisa minta keterangan sang istri karena masih berduka," kata Kapolres.
Dia menuturkan, kecelakaan maut yang merenggut nyawa sampai 15 orang ini, adalah peristiwa yang memilukan bagi Pelalawan.
"Karena itu, Kapolda Riau memerintahkan Polres Pelalawan untuk menertibkan truk diesel yang bukan peruntukkannya, dan kita akan menertibkan hal itu," tuturnya.
AKBP Afrizal Asri menjelaskan, proses pencarian korban dilakukan selama tiga hari oleh tim gabungan dari Polda Riau, Basarnas, BPBD, serta Pemkab Pelalawan.
"Seluruh korban telah ditemukan, dievakuasi, dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi," ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, kendaraan yang mengalami kecelakaan dengan nomor polisi BM8699 merupakan milik PT Empat Bersaudara (ERB), yang digunakan untuk mengangkut para pekerja pembibitan.
"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, kasus ini sedang ditangani Satlantas Polres Pelalawan," ujar Kapolres.
Maish kata Kapolres, truk tersebut membawa 32 penumpang terdiri dari 20 orang dewasa dan 12 anak-anak bergerak dari arah timur ke arah barat melintasi jalan poros PT Nusa Wana Raya (NWR) Desa Segati, Kecamatan Langgam.
"Pada saat melintasi jembatan, truk tersebut bergerak melebar ke kanan jalan, menabrak pembatas jembatan dan terjun ke Sungai," bebernya.
"Sebanyak 17 orang berhasil diselamatkan dan saat ini berobat di klinik NWR, sementara 15 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan truk rusak," pungkasnya.
Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah