www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Ular Piton 5 Meter Ditemukan di Kantor Dinas Kebudayaan Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau
Pencekalan Hana Hanifa dan Para Calon Tersangka Hingga Belasan Saksi Meninggal Dunia
Minggu, 29 Desember 2024 - 07:26:47 WIB
Artis yang juga Selebgram, Hana Hanifa menerima aliran dana korupsi SPPD fiktif Setwan DPRD Riau kini dicekal ke luar negeri.(foto: int)
Artis yang juga Selebgram, Hana Hanifa menerima aliran dana korupsi SPPD fiktif Setwan DPRD Riau kini dicekal ke luar negeri.(foto: int)

PEKANBARU - Pengusutan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau masih terus berlangsung. Bahkan, penyidik Ditreskrimsus Polda melakukan pencekalan terhadap para calon tersangka.

Berikut halloriau.com perkembangan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau yang merugikan negara Rp130 Miliar:

1. Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau, Kerugian Negara Tembus Rp130 M

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi menjelaskan terkait dugaan kasus korupsi Sekretariat DPRD Riau, Selasa (24/12/2024).

Menurutnya, penyerahan aset telah dilakukan senilai Rp 6.459.000.000, termasuk pengembalian uang dari beberapa pihak. Kerugian negara diperkirakan mencapai lebih Rp130 miliar.

Angka kerugian sementara itu masih dalam proses audit dan kemungkinan bertambah. Proses penentuan tersangka menunggu audit kerugian negara yang final.

Terdapat temuan fiktif terkait penginapan di 66 hotel (4.742 penginap fiktif dari 33 penginapan riil) dan tiket pesawat dari 3 maskapai (Lion Group, Citilink, Garuda Indonesia) dengan total kerugian sekitar 4.015 tiket/penginapan fiktif.

2. Hana Hanifah Terseret Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau, Diduga Terima Rp900 Juta

Nama selebriti Hana Hanifah kembali menjadi sorotan setelah diduga menerima aliran dana sebesar Rp900 juta dari kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau (Setwan) untuk tahun anggaran 2020-2021.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, dalam konferensi pers di Pekanbaru pada Selasa (24/12), mengungkapkan bahwa uang tersebut diduga diberikan secara bertahap melalui rekening pihak ketiga oleh oknum di lingkungan Setwan Riau.

Rekening yang digunakan untuk mengalirkan dana bukan milik langsung pemberi, melainkan pihak ketiga yang diduga dipinjamkan untuk memuluskan transaksi.

Pihak kepolisian juga masih mendalami tujuan dari pemberian uang tersebut.

3. Polda Riau Cegah Dalang Korupsi SPPD Fiktif DPRD Kabur ke Luar Negeri

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau terus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi pelarian aktor utama dalam kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Riau.

Berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi, upaya pencekalan pun diajukan untuk memastikan pihak yang terlibat tidak melarikan diri ke luar negeri.

Aktor utama dalam kasus ini adalah pihak yang menjabat saat dugaan korupsi terjadi. Selain itu, penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan individu lain yang berperan dalam pencairan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif ini.

Hingga kini, proses pengembalian uang negara belum dilakukan oleh para pihak yang diduga terlibat. Namun, Ditreskrimsus telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti yang ditemukan melalui proses penyidikan.

4. Hana Hanifa dan Para Calon Tersangka Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau Dicekal ke Luar Negeri

Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif Setwan DPRD Riau masih terus bergulir, sejumlah nama yang kecipratan aliran 'dana haram' ini pun satu per satu diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Riau.

Dalam upaya mengusut kasus ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau juga berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya pihak Imigrasi untuk pencekalan sejumlah nama yang diduga terlibat.

Termasuk diantaranya sosok aktris yang juga selebgram Hana Hanifa yang dikabarkan juga menerima aliran dana hingga Rp900 jutaan dalam kasus ini.

Tak hanya Hana Hanifa, ada sejumlah nama calon tersangka lainnya yang juga masuk daftar pencekalan, aktor utama yang saat itu masih menjabat di Setwan DPRD Riau.

5. Belasan Saksi Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau Ternyata Sudah Meninggal

Penanganan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif (SPPD Fiktif) di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Riau periode 2020-2021 terus bergulir.

Dari 401 orang yang dimintai keterangan oleh Tim Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, ternyata 13 saksi telah meninggal dunia sebelum pemeriksaan selesai dilakukan.

Editor: Barkah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Damkar Pekanbaru evakuasi ular piton jumbo berkeliaran di halaman Kantor Dinas Kebudayaan Riau (foto/ist)Heboh Ular Piton 5 Meter Ditemukan di Kantor Dinas Kebudayaan Riau
Ratusan siswa SD di kawasan Cakung dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan (ilustrasi/AI)252 Siswa SD di Cakung Diduga Keracunan MBG, Begini Respon Gubernur Pramono
ist.BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB
Polda Riau membongkar dugaan illegal logging di jantung Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (foto/ist)Polisi Ciduk Truk Bermuatan Kayu Ilog dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil
CBR Series kembali harumkan Indonesia di ARRC Buriram (foto/ist)Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
  Pemprov Riau hapus syarat KTP pemilik lama untuk bayar pajak kendaraan selama setahun (foto/int)Berlaku Semua Samsat di Riau, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu KTP Asli Pemilik Lama
Personel Satreskrim Polres Siak mendatangi rumah pelaku dugaan penganiayaan terhadap bocah 6 tahun hingga tewas di kampung Kerinci Kiri (foto/tribunpku)Bocah 6 Tahun di Siak Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Diduga Dipukul Batu Bata dan Kayu
Doa bersama awali pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II di Desa Ransang (foto/Andy)Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Jadi Harapan Baru Warga Desa Ransang Pelalawan
Anggota DPR RI, Hendry Munief mengunjungi UMKM Pinaloka di Siak (foto/ist)Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Komoditas Lokal Jadi Unggulan
Universitas Islam Riau (UIR).Hanya 6% di Indonesia, UIR Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved