Besok, Hakim Putuskan Nasib Eks Bupati Sukarmis Kasus Korupsi Hotel Kuansing
Senin, 11 November 2024 - 17:52:49 WIB
PEKANBARU - Nasib mantan Bupati Sukarmis, terdakwa kasus korupsi proyek Hotel Kuansing akan ditentukan besok, Selasa (12/11/2024).
Mantan Bupati Kuansing dua periode itu akan menjalani sidang dengan agenda vonis atau pembacaan putusan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.
Dari penelusuran di situs resmi PN Pekanbaru, di alamat website
https://sipp.pn-pekanbaru.go.id/ , sidang dijadwalkan digelar Selasa besok, pukul 10.00 WIB, di ruang sidang Mudjono, SH.
Dikutip dari tribunpekanbaru, sebelumnya, mantan anggota DPRD Riau itu dituntut 13 tahun dan 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Tuntutan dibacakan pada sidang lanjutan yang digelar pada Senin (14/10/2024) di ruang sidang Mudjono SH, Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.
"Kami penuntut umum dalam perkara ini menuntut supaya majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa Sukarmis terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primair Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP," ujar JPU Andre Antonius, yang juga Kasi Pidsus Kejari Kuansing.
"(Agar) menjatuhkan pidana terhadap Sukarmisoleh karena itu dengan pidana penjara selama 13 tahun dan 6 bulan, dikurangi masa tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan," imbuh JPU Andre.
JPU juga menuntut agar terdakwa Sukarmis dijatuhi hukuman tambahan berupa pidana denda Rp500 juta, subsidair 3 bulan kurungan.
Tak hanya itu, JPU turut menuntut terdakwa Sukarmis membayar uang pengganti sebesar Rp22,5 miliar lebih.
"Jika uang pengganti tidak dibayar, paling lama 1 bulan setelah putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, atau jika tidak punya harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 tahun 3 bulan," tegas JPU. (*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :