www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Apkasindo Riau Perkuat Langkah Cegah Karhutla, Petani Sawit Diminta Buat Embung
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Keracunan Siswa SD di Kampar, Puskesmas Kuok Kirim Sampel Jajanan ke BPOM
Kamis, 31 Oktober 2024 - 13:34:59 WIB
Siswa SD di Kampar diduga keracunan jajanan.(foto: tribunpekanbaru.com)
Siswa SD di Kampar diduga keracunan jajanan.(foto: tribunpekanbaru.com)

Baca juga:

Diduga Keracunan Jajanan, 9 Siswa SD di Kampar Muntah dan Sesak Napas

KAMPAR - Puskesmas Kuok telah mengambil langkah awal dalam menyelidiki kasus keracunan makanan yang dialami siswa SDN 002 Terpadu Kuok, Kabupaten Kampar, Rabu (30/10/2024).

Kejadian ini tercatat menimpa total menjadi 10 siswa yang mengalami gejala pusing, mual, muntah, dan sesak napas setelah mengonsumsi jajanan yang dibawa dari luar sekolah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kampar, Haryanto menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan awal dari Plt Kepala Puskesmas Kuok, dr Rita Anggraini, terkait hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan setelah kejadian.

"Kemarin, Puskesmas langsung melakukan penyelidikan awal, dan hasil PE sudah kita terima," ungkap Haryanto dilansir tribunpekanbaru.com, Kamis (31/10/2024).

Insiden ini berawal ketika seorang siswa membeli jajanan dari kedai di depan Masjid Al Itihadi Pasar Kuok pada Selasa (29/10/2024) malam, sepulang dari kegiatan mengaji.

Keesokan harinya, makanan tersebut dibawa ke sekolah dan dibagikan kepada teman-temannya sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.

"Pada sekitar pukul 07.00 WIB sebelum kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dimulai, anak-anak sudah memakan jajanan tersebut," jelas Haryanto.

Gejala pertama dialami seorang siswa yang mengalami muntah sebanyak dua kali pada pukul 07.45 WIB. Menyusul kemudian, sembilan siswa lainnya menunjukkan gejala yang sama.

Para siswa sempat dirawat di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), di mana mereka diberikan minyak angin dan Bodrexin untuk meredakan keluhan.

Namun, gejala pusing dan sesak napas tetap berlanjut, sehingga para siswa kemudian dibawa ke Puskesmas Kuok.

Puskesmas Kuok telah melakukan PE untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunan ini, termasuk pengambilan sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan.

"Penanganan di Puskesmas berupa therapy obat dan observasi," kata Haryanto.

Setelah mendapatkan penanganan awal, seluruh siswa sudah diperbolehkan pulang dan diberi obat untuk dikonsumsi di rumah, berupa Paracetamol dan Domperidone.

Selain itu, Haryanto menambahkan, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah dikirimkan ke Laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pekanbaru untuk diuji lebih lanjut.

"Masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium," pungkas Haryanto.(*)

   


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Apkasindo Riau membantu pemerintah menangani ancaman Karhutla 2025 (foto/int)Apkasindo Riau Perkuat Langkah Cegah Karhutla, Petani Sawit Diminta Buat Embung
Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad.(foto: istimewa)Digital Farming Dongkrak Produksi Padi di Rohil Hingga 20 Persen
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Rizky Bagus Oka (foto/int)Ramadan Jadi Peluang Pengusaha Kuliner di Pekanbaru Tingkatkan Ekonomi
Pemprov Riau klaim harga Sembako Riau aman jelang Ramadan (foto/int)Jelang Ramadan 2025, Pemprov Riau Klaim Harga Sembako Masih Stabil
Ilustrasi perbaikan jalan rusak dengan tambal sulam di Pekanbaru (foto/int)Dewan Minta Pemko Perbaikan Tambal Sulam di Pekanbaru Jangan Asal-asalan
  Tradisi Petang Megang di Pekanbaru 2025 tanpa arak-arakan (foto/int)Petang Megang 2025 di Pekanbaru Tetap Digelar dengan Suasana Sederhana
Perwakilan XL Axiata serahkan bantuan untuk korban bencana erupsi  Gunung Ibu di Desa Sangaji Nyeku, Halmahera Barat (foto/ist)XL Axiata Sigap Bantu Korban Bencana di Halmahera, Lampung, dan Pekalongan
Ilustrasi sapi di Bengkalis yang sudah divaksinasi PMK terus bertambah (foto/int)Terus Bertambah, 531 Sapi di Bengkalis Sudah Divaksinasi PMK
BRK Syariah sukses menggelar workshop membangun UMKM berkelanjutan (foto/ist)BRK Syariah Sukses Menggelar Workshop Membangun UMKM Berkelanjutan dengan Inovasi dan Teknologi
Kaplres Pelalawan, AKBP Afrizal panen raya jagung serentak tahap I (foto/Andy)Dukung Ketahanan Pangan, Polres Pelalawan Panen Raya Jagung Serentak Tahap I
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Tingkatkan Kualitas SDM, PT BSP - UMRI Teken MoU
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2025 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved