www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Terungkap! Muflihun Akui Perannya dalam Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Setwan Riau
Selasa, 20 Agustus 2024 - 10:48:29 WIB
Muflihun.(foto: int)
Muflihun.(foto: int)

PEKANBARU - Mantan Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun tengah menjadi sorotan setelah terungkapnya dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di Setwan Riau yang terjadi pada tahun 2020-2021.

Kasus ini mencuat ketika Muflihun masih menjabat sebagai Sekwan DPRD Riau. Dalam proses penyidikan, Muflihun sempat membantah peranannya dalam kasus ini, namun akhirnya mengakui setelah dihadapkan dengan bukti yang kuat.

Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, menjelaskan, Muflihun pada awalnya menolak pernah memerintahkan anak buahnya untuk menandatangani 58 nota pencairan dana (NPD).

Namun, setelah penyidik menunjukkan bukti berupa percakapan di aplikasi WhatsApp, Muflihun tidak dapat mengelak dan mengakui dirinya pernah memerintahkan bawahannya, Edwin, untuk membuat NPD dan kwitansi panjar.

"Setelah dihadapkan bukti oleh penyidik berupa perintah melalui chat WhatsApp, Muflihun tidak bisa mengelak dan mengakui dirinya ada memerintahkan Edwin untuk membuat NPD dan kwitansi panjar dari jumlah 58 NPD dan kwitansi panjar," ujar Kombes Pol Nasriadi dilansir tribunpekanbaru.com, Selasa (20/8/2024).

Lebih lanjut, Nasriadi juga mengungkapkan, Muflihun mengakui telah memerintahkan Edwin untuk membuat salah satu NPD senilai Rp500 juta yang kemudian diserahkan kepada Arif, seorang ASN di Sekretariat DPRD Riau.

Saat ini, penyidik masih mendalami aliran dana tersebut, mengingat Arif sedang menderita sakit jantung dan dirawat di Yogyakarta.

"Aliran dana ini masih kami dalami, karena ASN tersebut saat ini sedang menderita sakit jantung di Yogyakarta," tambah Nasriadi.

Kasus ini semakin kompleks karena Edwin, yang menjabat sebagai Kasubbag Verifikasi, sebenarnya tidak memiliki kewenangan untuk mengelola kegiatan perjalanan dinas luar daerah.

Edwin hanya bertugas melakukan verifikasi dokumen keuangan, namun sebagian besar NPD yang ia buat tidak dilengkapi dengan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Dana yang diambil pun tidak disertai dengan bukti pertanggungjawaban.

"Sebagian besar NPD yang dibuat saudara Edwin tidak dilengkapi SPJ, hanya mengambil dana tanpa pertanggungjawaban. Semua dilakukan atas perintah saudara Muflihun sebagai Sekwan," tegas Nasriadi.

Menurut pengakuan saksi Edwin, pada tahun 2020, ia diperintahkan Muflihun untuk membuat NPD dan kwitansi panjar untuk kegiatan perjalanan dinas fiktif.

"NPD dan kwitansi panjar yang dibuat saudara Edwin seluruhnya tidak dilengkapi dengan dokumen pertanggungjawabannya, seperti tiket, bill hotel, dan bukti pengeluaran lainnya. Jumlahnya lebih kurang Rp19 miliar," ungkap Nasriadi.

Penyelidikan terhadap dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif ini dilakukan Ditreskrimsus Polda Riau dengan memanggil sejumlah saksi, termasuk Muflihun.

Setelah melakukan gelar perkara, penyidik meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan, mengingat adanya indikasi korupsi dengan kerugian negara yang signifikan.

Pemeriksaan terhadap Muflihun berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga 16.00 WIB pada Senin (20/8/2024). Namun, pemeriksaan harus dihentikan atas permintaan Muflihun yang harus berangkat ke Jakarta untuk mengurus rekomendasi terkait pencalonannya sebagai bakal calon Walikota Pekanbaru.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
  Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved