PEKANBARU - Tragedi menyayat hati menimpa Muhamad Ramadhan Riski, seorang anak berusia 13 tahun yang terseret arus drainase di Jalan Nuri, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Minggu (31/12/2023) sore.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi mengungkapkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Senin (1/1/2024) sekitar pukul 07.35 WIB pagi.
"Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak sekitar 1,35 Km dari lokasi kejadian," kata Budi Cahyadi dilansir mcr.
Menurut saksi pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB, korban terlihat terjatuh ke drainase dan terseret arus, menghilang dari permukaan air.
"Sore itu, kota pekanbaru diguyur hujan lebat, meningkatkan debit air dan membuat arus sungai di lokasi cukup deras," jelasnya.
Pencarian korban dilakukan dengan penuh dedikasi, melibatkan Tim SAR Gabungan, personel lainnya, dan bantuan masyarakat sekitar.
Upaya tersebut dilanjutkan hingga malam hari, mencerminkan kepedulian bersama dalam menghadapi situasi yang penuh keprihatinan.
Tragedi ini memberikan pelajaran penting tentang keselamatan di musim hujan, sementara keluarga dan masyarakat berduka atas kehilangan Muhamad Ramadhan Riski.(*)