www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Pantau 143 Titik Panas di Sumatera Pagi ini, Riau Terdeteksi 11 Hotspot
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Usai Pelantikan Pejabat Eselon II Beredar Laporan ke Kejari Siak, Menyoal Kadiskannak
Senin, 04 September 2023 - 07:03:21 WIB
ilustrasi
ilustrasi

SIAK - Pelantikan pejabat eselon II Pemkab Siak, Jumat (1/9/2023) menuai polemik. Usai prosesi pelantikan di Kantor Bupati Siak, beredar laporan keganjilan pada pengangkatan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan via WhatsApp yang tertuju kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Dalam laporan tersebut dinyatakan seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Siak mengalami keganjilan karena ada calon yang mempunyai hubungan darah ketua ketua Timsel. Hal itu telah ditanggapi oleh KASN Jakarta dengan menggugurkan yang bersangkutan yaitu Ahzan Usman.

"Selain itu juga terjadi cacat administrasi, di mana Pansel telah meloloskan calon peserta JPT sampai tahap akhir 3 besar calon," bunyi kalimat dalam laporan yang beredar.

Calon tersebut bernama Kaharuddin, SP merupakan Sekretaris Dinas Pertanian. Kaharuddin masuk pada gelombang kedua, sebab sengaja dibuka karena jumlah peserta belum memenuhi kuota. Hanya 2 orang pada pendaftaran pertama sebagai calon Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Siak.

Kaharuddin sendiri bercerita kepada para pesaingnya sendiri bahwa dia mendaftar karena diminta oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Siak Arfan Usman dan Asisten lll Setdakab Siak, Jamaluddin. Pasalnya, calon peserta yang mendaftar sebagai calon Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan tidak cukup peserta.

Peserta yang mendaftar minimal 3 calon, sedangkan yang mendaftar hanya 2 calon. Kaharuddin kepada pesaingnya mengatakan ikut mendaftar karena diperintah oleh Sekda, hanya untuk mendampingi peserta yang lain agar kuota cukup menjadi 3 orang pendaftar.

Dalam laporan itu disebutkan, Kaharuddin menceritakan berkas atau dokumen persyaratan yang diserahkannya ke BKPSDM tidak lengkap dan tidak sepenuhnya sebagai mana ketentuan persyaratan calon. Hal tersebut dilakukan yang bersangkutan karena berkas tersebut banyak dan tidak cukup waktu untuk melengkapinya.

Panitia tidak menggugurkanya karena yang bersangkutan hanya untuk memenuhi kuota calon agar terpenuhi 3 calon, sehingga proses lelang tetap bisa berjalan. Anehnya sampai akhir seleksi tetap menyisakan 3 besar nama calon.

Padahal, Kaharuddin belum melengkapi dan memasukkan berkas persyaratan yang lengkap. Namun kenyataan yang bersangkutan lolos menjadi 3 besar nama terpilih. Anehnya lagi yang bersangkutan diusulkan sebagai pemenang lelang ke KASN.

Kronologi seperti itu dinilai sudah melanggar aturan dari ketentuan awal yaitu tentang persyaratan peserta. Seharusnya tidak lulus, kenyataan yang bersangkutan lulus sampai tahap akhir.

Di akhir laporan disebutkan, pengangkatan Kaharuddin menjadi Kadis merugikan peserta lain yang seleksi secara serius. Proses pemilihan sudah cacat demi hukum.

“Demikian informasi kami sampaikan, harapan kami bapak dapat menindak tegas masalah ini. Sebelum calon terlanjur dilantik jadi kepala dinas. Demikian terimakasih,” bunyi baik terakhir laporan itu.

Kaharuddin dilantik menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Siak. Tiga besar yang diumumkan Pansel di dinas ini sebelumnya adalah Ahzan Usman, Ahmad Yani dan Kaharuddin. Ahzan dianulir KASN karena mempunyai hubungan darah dengan Ketua Pansel. Tinggal Ahmad Yani dan Kaharuddin. Ahmad Yani sendiri tidak menyangka Kaharuddin yang dililih Bupati, sebab sebelumnya Kaharuddin hanya disuruh mendaftar untuk melengkapi calon agar terdapat tiga nama.

“Mengenai laporan ke Kejari saya sendiri tidak tahu, tetapi sebagai manusia biasa saya memang kecewa,” kata Ahmad Yani, Minggu (3/9/2023).

Namun demikian, Ahmad Yani tidak mau menyalahkan pihak manapun. Ia hanya menganggap hanya belum rezeki saja.

Dikonfirmasi terkait pengakuan Kaharuddin kepada pesaingnya bahwa tidak memenuhi syarat dibenarkan Ahmad Yani. Pengakuan tidak melengkapi syarat itu salah satunya dicerikatan Kaharuddin kepada Ahmad Yani.

“Itu bukan kepada saya saja diceritakan beliau, tetapi juga kepada yang lain. Beliau disuruh Pak Sekda dan Asisten III untuk mendaftar, sebab sebelumnya saya hanya berdua sama Ahzan Usman, pesertakan harus 3, kemudian tiba-tiba namanya ada. Apakah faktanya tidak lengkap, itu saya tidak tahu,” katanya.

Ahmad Yani juga mengaku sangat menghormati proses, sebab pemilihan itu kewenangan bupati. Namun sebagai manusia biasa ia berpikir kenapa prosesnya tidak fair.

“Proses lelang terbuka dibuat pemerintah pusat supaya ada persaingan yang lebih bagus, tetapi masih ada kondisi seperti ini, kan merugikan peserta lainnya Pak,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Siak Arfan Usman mengatakan, waktu pendaftaran dia memang meminta Kaharuddin untuk mendaftar. Tujuannya untuk memenuhi syarat agar ada tiga calon yang dipenuhi OPD yang dilelang.

“Awalnya syaratnya belum lengkap, tapi berikutnya diminta melengkapi persyaratan. Pemain cadangan yang kata Allah dialah yang memperoleh rezeki,” ujar Sekda.

Arfan menyampaikan, pengangkatan Kaharuddin dikarenakan salah satu calon memiliki hubungan darah dengan Sekda yang juga sebagai ketua Pansel.

"Semua hal yang disampaikan ini, termasuk juga dengan verifikasi dari KASN yang datang ke Siak.Telah diverifikasi juga ke Pansel Dr Sakdanur Nas dan Prof Yusri Munaf untuk tuduhan versi orang kecewa tersebut, tidak ada hubungannya dengan kejaksaan, karena tak berkaitan dengan korupsi," katanya.

Terakhir Arfan mempertanyakan kenapa proses JPT dilaporkan ke Kejari Siak. Ia menilai pelapor salah alamat.

"Apa hubungannya dengan Kejari?
Hal-hal ketidaksenangan atas seleksi seharusnya disampaikan atau dikadukan kepada BKN dan KASN-lah," tutupnya, seperti yang dilansir dari tribunnews. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau hari ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Pantau 143 Titik Panas di Sumatera Pagi ini, Riau Terdeteksi 11 Hotspot
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(infografis/halloriau.com)Cuaca Ekstrem Mengancam Sejumlah Kabupaten di Riau saat Akhir Pekan, Ini Daftar Wilayahnya
Kegiatan Halal Bihalal IKKS Jabodetabek di Jakarta.(foto: ultra/halloriau.com)Perkuat Silaturahmi dan Dorong Semangat Kewirausahaan, IKKS Jakarta Gelar Halal Bihalal
Kadisbudpar Kuansing, Emmerson.(foto: riaupos.co)MTQ ke-44 Riau 2026 di Kuansing Bakal Pecah! 10 Ribu Peserta Siap Ramaikan Pawai Taaruf
Timnas Indonesia Juara Tiga Piala AFF U-19 2026.(foto: detik.com)Nyaris Tambah Gol, Indonesia Kunci Tempat Ketiga Piala AFF U-19 2026
  Toyota Veloz Hybrid EV.Toyota Veloz Hybrid EV Diserbu Konsumen, Distribusi Sudah Capai 7.500 Unit
ist.Mau Nonton Piala Dunia 2026? Telkomsel Siapkan Paket Murah Mulai Rp25 Ribu
Program magang kerja PHR.(ilustrasi/int)Kesempatan Emas! Pertamina Hulu Rokan Buka Magang 6 Bulan di Riau dan Jakarta, Ini Jadwal dan Syaratnya
Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.(foto: int)Heboh Isu Bagi-bagi Keuntungan MBG ke Prabowo, Ini Kat Bos Baru BGN
Tambang ilegal di Kampar.(foto: mcr)Warga Jadi Garda Terdepan Awasi Tambang Ilegal di Riau, Dua Lokasi di Kampar Disetop Sementara
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved