www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Pemegang Saham Telkom Indonesia Bakal Dapat Dividen Rp14,86 triliun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kronologi Ibu Bunuh Anak Kandung di Kamar Hotel
Rabu, 11 Mei 2022 - 10:01:07 WIB
Polisi melakukan olah TKP ditemukannya anak tewas di sebuah hotel di Semarang, Selasa (10/5/2022).
Polisi melakukan olah TKP ditemukannya anak tewas di sebuah hotel di Semarang, Selasa (10/5/2022).

SEMARANG – Peristiwa seorang anak tewas diduga dibunuh ibu kandungnya di dalam kamar hotel, Selasa (10/5/2022) malam, menggemparkan warga Kota Semarang. Sang ibu tega menghabisi nyawa anaknya diduga karena mengalami depresi.

Melansir iNews.id, berikut fakta-fakta pembunuhan anak oleh ibu kandungnya di kamar sebuah hotel di Kota Semarang:

1. Kejadian Kali Pertama Diketahui Resepsionis

Kejadian kali pertama diketahui oleh resepsionis hotel bernama Bella. Berawal saat Bella, mengecek kamar yang disewa ibu korban di nomor 229. Tujuan dari resepsionis untuk menanyakan pembayaran sewa kamar lantaran sudah waktunya cek out.

"Ketika didatangi pada pukul 16.00 digedor, korban saat itu sedang mandi," kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny S Lumbatoruam di lokasi kejadian, Selasa (10/5/2022).

2. Ibu Korban Minta Pembayaran Kamar Dipending

RSS (34), warga Banyumanik, Kota Semarang, datang ke lokasi hotel dan check in, pada Senin (9/5/2022) sekitar pukul 15.14. Perempuan ini juga diterima Bella. Selanjutnya, ibu dan anak, AK (4) ini masuk kamar. Pihak resepsionis juga tidak mengetahui kegiatannya korban di dalam kamar. Kemudian, pihak resepsionis konfirmasi perpanjangan waktu pada Selasa sekitar pukul 12.30 WIB.

Pihak tamu menjawab diperpanjang. Namun minta pembayaran dipending sampai sore. Kemudian pukul 16.00 pihak hotel menghubungi HP dan telepon kamar juga tidak ada jawaban.

3. Resepsionis Minta Satpam Cek Kamar

Resepsionis minta tolong kepada satpam bernama Yuli untuk mengecek kamar. Setelah dicek, Yuli bertemu dengan korban dan menjawab akan mengurus administrasi ke loby. Setelah itu korban telepon ke loby memberi tahu habis ganti pakaian dan turun ke loby.

"Setelah ditunggu beberapa menit tidak ada turun. Kemudian resepsionis didamping satpam menuju ke kamar. Namun ketika di ketuk tidak ada jawaban," katanya.

4. Petugas Hotel Dapati Ibu Peluk Anak yang Sudah Meninggal

Merasa penasaran, pihak hotel mengambil kunci master atau duplikat lalu masuk kamar, dan mendapat suara kran air bunyi. Selain itu juga melihat ada kaki di atas kasur dan tidak bergerak.

Kemudian pihak hotel keluar kamar lagi kemudian melaporkan temuan kejadian ini ke manager FO, dan dilakukan pengecekan. Ketika dibuka menggunakan kunci master, mendapati ibu memeluk anaknya dengan kondisi anak sudah meninggal.

5. Inafis Datangi Lokasi dan Olah TKP

Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gajahmungkur diteruskan ke Polrestabes Semarang. Pihak Inafis juga telah mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP. Sementara, ibu dari AK dilarikan ke RS Elisabeth, untuk perawatan medis.

6. Korban Diduga Dibunuh dengan Cara Dibekap

Pelaku diduga membunuh korban dengan cara dibekap menggunakan handuk. Petugas mendapati Riska tengah terbaring lemah di ranjang bersama KA, anak laki-lakinya. Melihat kondisi yang mencurigakan dimana RSS lehernya terlilit handuk dan sang anak sudah tak bernyawa, pihak hotel langsung melaporkan ke polisi.

7. Ibu Masih Bernafas, Anak Sudah Tak Bernyawa

Dari hasil pemeriksaan, RSS masih terlihat bernafas sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, Semarang. Sedangkan anaknya sudah tak bernyawa dan langsung dibawa polisi ke ruang jenazah RSUP Dr Kariadi Semarang untuk diautopsi.

8. Polisi Duga Ibu Korban Depresi dan Coba Bunuh Diri

Penyelidikan sementara, polisi menduga tersangka mengalami tekanan mental, sehingga mencoba mengakhiri hidupnya setelah membunuh buah hatinya sendiri.

"Kita masih melakukan pendalaman seiring tersangka yang masih dalam penanganan medis dan belum dapat dimintai keterangan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Doni Sardo Lumbantoruan. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Telkom IndonesiaPemegang Saham Telkom Indonesia Bakal Dapat Dividen Rp14,86 triliun
Ilustrasi.Karena Uang Rp1.000, Seorang Warga Inhil Ditikam OTK
Ketua Komisi III DPRD Riau Makarius Anwar.Komisi III DPRD Riau Minta BPKAD Lakukan Penahanan Aset Bermasalah
Disdukcapil Pekanbaru melaukan perekaman e-KTP di Sekolah.Disdukcapil Pekanbaru Datangi Rumah dan Sekolah Rekam Data e-KTP Penyandang Disabilitas
Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin.Harapkan Dampak Positif untuk Layanan Publik, Kanwil Kemenag Riau Gelar FGD Revitalisasi KUA
  Wakil Bupati Siak, Husni Merza menghadiri Haflah Akhirussanah 21 Santri Pondok Pesantren Ibnu Sina Siak.Wabup Husni Merza: Ponpes Ibnu Sina Bantu Pemerintah Cerdaskan Generasi Muda Siak
Maling kotak amal di Masjid Amaliyah Pekanbaru terekam CCTv.Terekam CCTv, 3 Kotak Amal Masjid Amaliyah Pekanbaru Digondol Maling
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha bersama wisudawan IDCamp 2021 yang diwakili 10 lulusan terbaik.Wujudkan Talenta Digital Berkelas Dunia, Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan IDCamp 2022
Kebakaran  rumah dan bengkel motor di Jalan Parit Indah Pekanbaru.Jelang Salat Jumat, 1 Rumah dan Bengkel Motor di Jalan Parit Indah Pekanbaru Ludes Dilahap Api
Kadishub Pelalawan Ferry Zulkarnain Fasda Bino.Jalan KM 55 Pangkalan Kerinci Rawan Rusak karena Tak Lagi Berportal, Ini Penjelasan Kadishub Pelalawan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Paguyuban Balai PPW Riau Anjangsana ke Panti Asuhan di Pekanbaru
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved