www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PLTU Tenayan Raya Sulap Sisa Batu Bara Jadi Paving Block dan Pupuk Gratis untuk Warga
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


30 Ribu Peziarah Hadiri Ceng Beng Rumbai, Pemko Pekanbaru Dorong Pelestarian Tradisi
Minggu, 05 April 2026 - 22:15:44 WIB
Perayaan Ceng Beng di Pekanbaru.(foto: istimewa)
Perayaan Ceng Beng di Pekanbaru.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Perayaan Ceng Beng atau Qing Ming di Pemakaman Tionghoa Umban Sari, Rumbai, kembali menegaskan kuatnya tradisi ziarah leluhur di tengah masyarakat multikultural Kota Pekanbaru.

Pemko menilai ritual tahunan ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga simbol penghormatan nilai keluarga dan keberagaman budaya.

Kadisbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi yang hadir mewakili Walikota, menyampaikan apresiasi atas konsistensi warga Tionghoa menjaga tradisi tersebut.

Turut hadir unsur Badan Kesbangpol dan perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau.

“Tradisi Ceng Beng mempertegas kebudayaan Tionghoa sebagai bagian tak terpisahkan dari keberagaman budaya Pekanbaru. Kami berharap tradisi ini terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Akmal Khairi.

Menurutnya, ritual ziarah leluhur memiliki makna moral yang kuat karena mengajarkan bakti kepada orang tua, mempererat hubungan keluarga, serta memperkuat harmoni sosial di kota yang majemuk.

Puluhan Ribu Peziarah Datang dari Berbagai Daerah

Ketua Yayasan Sosial Panca Bhakti Abadi Pekanbaru, Toni Sasana Surya menjelaskan, puncak Ceng Beng jatuh pada 5 April, namun masyarakat biasanya sudah mulai berziarah sejak 10 hari sebelum hingga 10 hari setelah tanggal tersebut.

“Ceng Beng adalah tradisi penting bagi masyarakat Tionghoa sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus momen reuni keluarga,” jelas Toni.

Diperkirakan 25 ribu hingga 30 ribu peziarah memadati Pemakaman Tionghoa Umban Sari tahun ini.

Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia bahkan luar negeri untuk berkumpul bersama keluarga dan melaksanakan sembahyang.

Saat ini kompleks pemakaman tersebut menampung sekitar 5.000 makam serta 1.000 tempat abu jenazah, termasuk makam tanpa identitas atau tanpa ahli waris.

Organisasi Tionghoa bersama lembaga agama Buddha dan pendidikan juga melaksanakan sembahyang bersama di makam tanpa identitas.

“Kami berdoa di makam yang belum dikunjungi keluarga setiap tahun sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan,” tambah Toni.

Ritual Ziarah Sarat Makna Simbolik

Perayaan Ceng Beng identik dengan persembahan berupa buah, telur, daging, ikan, dan kue yang dibawa keluarga ke makam leluhur.

Tradisi ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota keluarga lintas generasi.

Banyak perantau pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga besar, menjadikan momen ini tidak hanya religius tetapi juga sosial dan emosional.

Jejak Sejarah Festival Qing Ming

Sejumlah sumber menyebut tradisi Qing Ming telah berlangsung sejak masa Kaisar Zhu Yuan Zhang, pendiri Dinasti Ming.

Kisahnya berawal ketika sang kaisar kesulitan menemukan makam orang tuanya setelah kembali ke kampung halaman.

Ia kemudian memerintahkan rakyat melakukan ziarah dan membersihkan makam leluhur pada hari tertentu, serta memberi tanda kertas kuning di atas makam yang telah dibersihkan.

Ritual tahunan ini kemudian berkembang menjadi tradisi Ceng Beng yang masih dipraktikkan hingga kini.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto apresiasi langkah PLTU Tenayan ubah limbah jadi pupuk dan paving block.(foto: mcr)PLTU Tenayan Raya Sulap Sisa Batu Bara Jadi Paving Block dan Pupuk Gratis untuk Warga
BPJPH Kejar Tenggat Wajib Halal Oktober 2026.(foto: mcr)Aturan Baru Berlaku 18 Oktober 2026, Ratusan UMKM Bengkalis Kini Wajib Halal
Aksi nyata 28 pemuda HKBP Distrik XXII Riau di Pulau Rupat.(foto: istimewa)Langkah Nyata Generasi Muda HKBP Riau dalam Misi Kemanusiaan dan Ekologi di Pulau Rupat
Semarak RANS Carnival 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau.(foto: mcr)Raffi-Nagita Guncang Pekanbaru, Plt Gubri Riau Bocorkan Misi Besar di Balik RANS Carnival 2026
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)BMKG Deteksi 163 Hotspot Sore ini, Bengkalis dan Sumsel Jadi Titik Merah Utama
  Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho potong kabel FO ilegal.(foto: int)Sapu Bersih Kabel FO Ilegal, Pemko Pekanbaru Beri Deadline Provider Internet Hingga Akhir 2026
Bus TMP tua di Terminal BRPS Pekanbaru.(foto: int)Bukan Cuma Tambah Armada, Ini Strategi Pangkas Waktu Tunggu Bus TMP Pekanbaru Jadi Lebih Cepat
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto tanam pohon.(foto: mcr)Rayakan Hari Jadi ke-69, Riau Targetkan Ribuan Pohon Pelindung Kepung Kawasan Stadion Utama
Media Relation Officer EMP Bentu (berdiri) sedang menyampaikan materi di Kampus UPBI Pekanbaru, Sabtu (6/6).Bukan Soal Teknologi, Ketahanan Mental Jadi Tantangan Gen Z
Ist.Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved