www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
MotoGP Catalunya 2026 Digelar Akhir Pekan Ini, Ini Jadwal Lengkap dan Fakta Menariknya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sa Cap Meh, Malam Sakral Menjelang Imlek yang Sarat Makna Spiritual
Kamis, 12 Februari 2026 - 06:00:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

MEDAN – Di tengah kemeriahan Tahun Baru Imlek dan perayaan Cap Go Meh yang lebih dikenal luas, terdapat satu rangkaian penting yang kerap luput dari perhatian publik, yakni Sa Cap Meh. Tradisi ini dilaksanakan pada malam sebelum Tahun Baru Imlek dan memiliki makna spiritual mendalam bagi umat Tionghoa.

Berbeda dengan Cap Go Meh yang diperingati pada hari ke-15 setelah Imlek, Sa Cap Meh berlangsung pada malam terakhir menjelang pergantian tahun dalam kalender Tionghoa. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya tahun lama sekaligus awal menyambut tahun baru.

Tradisi tersebut tidak hanya dirayakan dalam lingkup keluarga, tetapi juga melalui rangkaian ibadah di vihara. Di Vihara Setia Budha Kota Binjai, misalnya, Sa Cap Meh diisi dengan sembahyang menjelang pergantian tahun, termasuk doa bagi para leluhur.

“Sa Cap Meh itu malam sebelum Tahun Baru Imlek, beda dengan Cap Go Meh yang jatuh di hari ke-15. Di sini biasanya diisi dengan sembahyang menjelang pergantian tahun. Karena di vihara ini ada tempat penitipan abu jenazah, Sa Cap Meh juga menjadi waktu untuk sembahyang kepada para leluhur yang sudah wafat,” ujar pengurus Vihara Setia Budha Binjai, Irma, Senin (9/2/2026).

Makna tersebut sejalan dengan penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Lambung Mangkurat berjudul “Cultural Acculturation of China: Ethnographic Study in Banjarmasin”. Dalam kajian itu dijelaskan, Sa Cap Meh merujuk pada malam ke-30 bulan ke-12 dalam penanggalan Tionghoa, yang dimaknai sebagai fase persiapan menjelang Tahun Baru Imlek.

Pada periode ini, masyarakat Tionghoa melakukan berbagai persiapan, seperti membersihkan rumah dan tempat ibadah, menyiapkan perlengkapan sembahyang, serta melengkapi kebutuhan perayaan. Kegiatan tersebut mencerminkan kesiapan secara fisik maupun spiritual sebelum memasuki tahun yang baru.

Selain sebagai momen persiapan, Sa Cap Meh juga menjadi ajang mempererat kebersamaan keluarga. Seluruh anggota keluarga biasanya berkumpul untuk makan malam bersama dan begadang hingga larut guna menyambut datangnya tahun baru.

Nilai penghormatan kepada leluhur dan kebersamaan keluarga menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi ini. Dengan demikian, Sa Cap Meh tidak sekadar menjadi penanda waktu menjelang Imlek, tetapi juga sarat makna religius dan kultural sebagai ruang refleksi serta penyucian diri sebelum memasuki Tahun Baru Imlek.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
int.MotoGP Catalunya 2026 Digelar Akhir Pekan Ini, Ini Jadwal Lengkap dan Fakta Menariknya
ist.Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tanah Datar, 5 Rumah serta 5 Jembatan Hanyut
Sinkhole muncul di Lima Puluh Kota, Sumbar.(foto: int)Sinkhole Raksasa Muncul Lagi di Situjuah Ladang Laweh, Ribuan Warga Terisolasi
Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Riau, Harpina Diansari (foto/ist)Libur Sekolah Dibayangi Tiket Pesawat Mahal, Astindo Riau Sebut Permintaan Mulai Lesu
ist.Kisah Herlina, Elvita dan Sinta: Perjalanan Menjadi Mualaf dan Harapan Baru dari Bantuan UPZ BRK Syariah
  ilustrasi.Pemprov Riau Genjot Tambal Jalan Rusak di Sejumlah Daerah, Ini Titik Prioritasnya
Ilustrasi Pekanbaru dan sejumlah daerah di Riau diprakirakan diguyur hujan (foto/int)Cuaca Riau Hari Ini: Hujan dan Petir Mengintai Sore hingga Malam
Veda Ega Pratama, rider andalan Honda Team Asia.(foto: int)Montmelo Bukan "Sirkuit Asing", Veda Ega Incar Podium di Moto3 GP Catalunya 2026 Berbekal Memori 2025
Riau Bidik Investasi Rp72,5 Triliun di Tahun 2026.(ilustrasi/int)Lepas Ketergantungan Migas, Riau Bidik Investasi Rp72,5 Triliun di Tahun 2026
Polisi bakar tenda biru yang jadi sarang sabu di tengah kebun sawit di Pujud, Rohil.(foto: int)Polsek Pujud Obrak-abrik 'Tenda Biru' Sarang Sabu di Tengah Kebun Sawit
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved