PEKANBARU - PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) sebanyak 5.835 unit sepanjang September 2020. Angka ini meningkat 20 persen dibanding penjualan ritel Agustus 2020 sebesar 4.865 unit.
Business Innovation and Sales and Marketing Director Yusak Billy menyampaikan peningkatan penjualan ritel tersebut juga dibarengi dengan tren penurunan menjelang akhir bulan September.
“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, mulai dari pembatasan aktivitas karena pandemi virus corona baru (Covid-19), wacana mengenai relaksasi pajak kendaraan, hingga banyaknya aksi demo belakangan ini,” kata Billy, Selasa, 13 Oktober 2020, seperti yang dilansir dari tempo.
“Kami akan mengirimkan informasi lebih detil tentang penjualan ini segera.”
Billy berharap situasi kembali normal secepatnya agar pasar dapat kembali tumbuh dengan cepat.
Honda mengandalkan sejumlah model untuk pasar Indonesia. Model terlaris selama ini yang menjadi kontributor penjualan dalah Honda Brio. Selain untuk pasar domestik, model yang diproduksi di Pabrik Honda di Indonesia juga diekspor ke Filipina dan Vietnam.
Riau Lepas 180 Unit
Sementara itu, memasuki bulan Oktober, Honda di Provinsi Riau semakin optimis menatap penjualan jelang akhir tahun mendatang. Selama periode bulan September lalu, penjualan Honda di Provinsi Riau mengalami peningkatan jika dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari 172 unit menjadi 180 unit.
Dari data terhimpun halloriau.com, penjualan mobil Honda masih didominasi dari wilayah Kota Pekanbaru sebanyak 82 unit, diikuti Kampar sebanyak 23 unit, Siak 15 unit, bengkalis 14 unit, Dumai dan Pelalawan masing-masing 13 unit, Rohul 6 unit, Rohil 4 unit, sedangkan Inhu dan Inhil hanya 1 unit.
"Seiring peningkatan angka penjualan, PT Kertajaya Utama Gorup (KJU) terus berupaya memberikan kemudahan bagi konsumen mobil Honda yang ingin memiliki unit Honda melalui promo menariknya," kata Supervisor Honda Soekarno Hatta, Pekanabru, Moko Dwi Aryanto, Selasa (13/10/2020).(*)