Honda Ekspor All New Brio, Sang Juara Mobil Murah
Rabu, 27 Maret 2019 - 16:44:46 WIB
 |
| All New Brio |
JAKARTA - Ketika memperingati hari ulang tahunnya ke-20, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga meresmikan ekspor All New Brio. Sebagai langkah awal, produsen mobil Honda di Tanah Air tersebut mengapalkan mobil mungil itu dalam bentuk utuh atau completely built up ke Vietnam dan Filipina.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, sejak 2013, HPM telah mengekspor 11 model mobil ke 12 negara di benua Asia dan Amerika. Namun, bentuknya terurai atau completely knock down. Artinya, Brio baru menjadi produk perdana HPM yang dikirim secara utuh.
"Nilai ekspor tersebut mencapai kurang lebih dari Rp1 triliun, dan nilai TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) untuk All New Brio sudah mencapai 89 persen," ujarnya di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).
Airlangga menjelaskan, keberhasilan HPM melakukan ekspor ditunjang dari investasi, yang sampai tahun ini nilainya mencapai Rp4 triliun. Produksi dilakukan di dua pabrik, dengan total kapasitas 200 ribu unit per tahun.
Chief Officer for Regional Operations Asia and Oceania Honda Motor Corporations Ltd, Masayuki Igarashi mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Honda, baik di skala global maupun regional.
"Kami percaya, HPM akan terus memberikan kontribusi penting bagi Honda di masa depan," tutur pria yang juga menjabat sebagai President and Chief Executive Officer Asian Honda Motor Corporations tersebut.
Sebagai informasi, ekspor yang dilakukan HPM sejak 2013 dalam bentuk terurai ke 12 negara, sampai fiskal 2018 nilainya mencapai Rp12 triliun. Produsen mobil berlogo H tersebut menargetkan, pencapaian ekspornya sampai 2021 sebesar Rp25,5 triliun.
Honda Juara Mobil Murah
Sementara itu, persaingan mobil di segmen Low Cost Green Car atau LGCG, cukup sengit di tahun ini. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan LCGC dari Januari sampai Februari mencapai 34.198 unit.
Dari angka tersebut, Brio Satya terbaru yang dirilis pada Agustus 2018 lalu, menjadi yang terlaris di kelas LCGC. Ditawarkan dalam tiga varian, distribusi Satya dari pabrik ke diler mencapai 9.486 unit.
"Di kelas LCGC, performa Honda cukup baik. Penjualan Brio meningkat 12 persen dibanding sebelumnya. Brio merupakan mobil terlaris dua bulan ini," ujar Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy belum lama ini di Jakarta.
Sedangkan, Toyota Calya yang tahun lalu menjadi pemimpin pasar, harus puas berada di posisi tiga, dengan angka 7.461 unit. Urutan dua ditempati kembarannya, Daihatsu Sigra, karena berhasil laku 8.154 unit.
Ditawarkan dalam enam varian, Sigra tipe R manual menjadi yang terlaris. Bukan hanya itu, capaian Daihatsu untuk mobil LCGC model lima penumpang, juga lebih baik ketimbang Toyota. Di mana, penjualan Ayla mencapai 4.380 unit, sedangkan Agya hanya tercatat 3.312 unit.
Sama dengan tahun sebelumnya, Datsun GO dan Suzuki Karimun ada di peringkat paling buncit. Meski total varian Datsun GO dan GO+ sampai 17 tipe, namun penjualannya selama dua bulan di tahun ini hanya 741 unit. Sedangkan, Karimun Wagon hanya dilego 664 unit pada periode yang sama.(*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :