SUMBAR – Akses utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Padang Panjang melalui kawasan Lembah Anai terputus total akibat longsor yang menimbun badan jalan di sekitar Jembatan Kembar, Rabu (24/6/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas. Hingga siang hari, material tanah dan batu masih terus turun dari tebing sehingga kondisi lokasi dinilai belum aman untuk dilakukan pembersihan secara maksimal.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot mengatakan, pihak kepolisian telah menutup jalur tersebut demi keselamatan pengguna jalan.
"Untuk sementara jalur kedua arah ditutup total. Material longsor masih ada yang turun dari tebing hingga siang ini," ujar AKP Pifzen Finot.
Menurutnya, petugas masih melakukan pemantauan di lokasi karena pergerakan material longsor belum sepenuhnya berhenti.
Kondisi ini juga menjadi kendala dalam proses evakuasi dan pembersihan badan jalan.
Ia menjelaskan bahwa hingga pukul 14.00 WIB, belum ada kepastian mengenai waktu terjadinya longsor maupun kapan jalur tersebut dapat kembali dibuka untuk umum.
"Kami masih menunggu alat untuk mengevakuasi material longsor. Saat ini kondisi di lokasi masih berbahaya karena material masih terus turun," jelasnya.
Kawasan Lembah Anai merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Penutupan total akses ini berdampak pada mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga perjalanan wisata yang biasanya memanfaatkan rute tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi lokasi longsor dan memilih jalur alternatif hingga kondisi dinyatakan aman oleh petugas.
"Pengendara kami minta untuk bersabar. Jalur Lembah Anai dari arah Padang maupun Padang Panjang tidak bisa dilewati hingga waktu yang belum ditentukan," tegas AKP Pifzen Finot.
Saat ini, petugas gabungan bersama instansi terkait masih bersiaga di lokasi sambil menunggu alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan.