PEKANBARU - Majalah Sawit Indonesia kembali menggelar Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 6-8 Agustus 2026 di Ska Co-Ex, Pekanbaru.
Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) tahun keempat ini langsung dibuka oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, didampingi
Untuk diketahui, SIEXPO 2026 ini mengusung tema "Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit". Ajang tahunan ini menghadirkan ratusan peserta yang meliputi pelaku usaha, asosiasi petani kelapa sawit, akademisi, investor, serta perwakilan negara sahabat.
Para peserta tersebut menampilkan beragam solusi bagi industri sawit, mulai dari produsen AI, alat berat, pupuk, bioproduk, teknologi pabrik kelapa sawit, oleochemical, benih sawit, drone, digitalisasi, logistik, kendaraan Listrik, hingga perangkat keselamatan kerja.
Selain pameran teknologi, konferensi tiga hari ini juga akan membedah isu-isu hangat seputar produktivitas lahan, serangan Ganoderma, dan digitalisasi tata kelola sawit.
Ketua Pelaksana SIEXPO 2026, Qayuum Amri menyampaikan, pelaksanaan SIEXPO yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Riau menambah semarak kegiatan ini.
"Kegiatan ini sudah berjalan tahun keempat dan setiap tahunnya perhelatan ini kami lakukan bertepatan dengan HUT Riau, kami ingin menjadi bagian dari Riau," ujar Qayuum.
Dengan mengusung tema "Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit", Qoyuum mengenaskan bahwa kemajuan industri sawit hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
"Sawit tidak bisa berdiri sendiri. Semua harus berkolaborasi dan bersatu padu. Dengan inovasi serta konsep keberlanjutan dan resiliensi, industri sawit akan semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa, negara, dan seluruh stakeholder sawit, termasuk memberi dampak yang positif buat para petani dan masyarakat," ujarnya lagi.