PEKANBARU - Dinas Perkebunan (Disbun) Riau mengumumkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 27 Agustus hingga 2 September 2025.
Harga rata-rata TBS untuk mitra swadaya mengalami penurunan dari pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, menyatakan bahwa penurunan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yaitu sebesar Rp15,43 per kilogram atau 0,42 persen.
"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp3.652,39/Kg, dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan ke depan sebesar Rp23,13/Kg," kata Defris.
Penurunan harga pada periode ini terutama disebabkan oleh turunnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel.
Berdasarkan data, harga penjualan CPO turun sebesar Rp68,99 per kilogram, sementara harga kernel turun sebesar Rp31,45 per kilogram dari minggu lalu.
Defris menjelaskan bahwa untuk penetapan harga, indeks K yang digunakan adalah 93,12 persen.
Jika ada PKS (Pabrik Kelapa Sawit) yang tidak melakukan penjualan, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim.
"Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini yaitu sebesar Rp14.663,00/Kg dan harga Kernel KPBN sebesar Rp13.680,00/Kg," ungkapnya.
Pihak Disbun Riau meyakini bahwa tata kelola penetapan harga yang semakin baik, berkat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Rincian harga TBS sawit mitra swadaya Riau Periode 27 Agustus – 2 September 2025:
Umur 3th (Rp 2.829,76);
Umur 4th (Rp 3.154,88);
Umur 5th (Rp 3.384,56);
Umur 6th (Rp 3.514,61);
Umur 7th (Rp 3.593,99);
Umur 8th (Rp 3.637,37);
Umur 9th (Rp 3.652,39);
Umur 10th-20th (Rp 3.615,06);
Umur 21th (Rp 3.554,86);
Umur 22th (Rp 3.485,33);
Umur 23th (Rp 3.406,27);
Umur 24th (Rp 3.346,35);
Umur 25th (Rp 3.297,25);