www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
 
Astra Agro Lestari Targetkan Produksi Sawit Capai 25 Ton per Hektare dengan Bibit Baru
Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:11:17 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU – PT Astra Agro Lestari Tbk optimistis dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit hingga lebih dari 25 ton per hektare per tahun melalui penggunaan bibit unggul hasil riset selama satu dekade.

Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari, Djap Tet Fa, menyampaikan hal itu saat berkunjung ke kantor Tempo pada Kamis, 10 Juli 2025. Ia menjelaskan bahwa bibit baru tersebut mulai ditanam sejak tahun 2023 dan kini telah digunakan pada sekitar 6.000 hektare lahan milik perusahaan.

“Hasil laboratorium menunjukkan produksi bisa di atas 25 ton per hektare per tahun. Kemungkinan hasil lapangannya akan terlihat pada 2027,” ujar Djap Tet Fa.

Direktur PT Astra Agro Lestari, Bandung Sahari, menambahkan bahwa bibit sawit baru ini merupakan hasil riset internal selama 10 tahun dan terdiri dari tiga varietas unggulan. Bibit-bibit tersebut dirancang untuk memiliki yield (hasil tandan buah segar) lebih tinggi, fruit set lebih besar, serta pertumbuhan tinggi tanaman yang lebih lambat.

“Pertumbuhan tanaman sawit umumnya mencapai 70–80 cm per tahun. Dalam 25 tahun, tingginya bisa mencapai 12 meter. Itu menyulitkan proses panen dan meningkatkan biaya operasional,” ujar Bandung.

Dengan pertumbuhan tanaman yang lebih pendek, proses panen bisa lebih efisien. “Kalau pohon pendek, dalam satu jam mungkin bisa dapat tiga tandan,” katanya.

Bibit baru tersebut juga telah mendapat persetujuan resmi dari pemerintah dan saat ini masih digunakan secara eksklusif oleh Astra Agro Lestari. Selain produktivitas, keunggulan lain dari bibit ini adalah ketahanannya terhadap serangan cendawan, salah satu jenis jamur yang menjadi momok bagi perkebunan sawit.

“Cendawan ini menyerang dari dalam, lewat akar, dan sulit terdeteksi dari luar. Jika sudah terinfeksi, harus dilakukan eradikasi agar tidak menular ke tanaman lain,” jelas Bandung.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Astra Agro Lestari untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan industri sawit nasional melalui inovasi berbasis riset jangka panjang, seperti yang dilansir dari tempo.(*)

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang memimpin kegiatan konferensi pers pengungkapan 27,2 kg sabu senilai Rp26 miliar, Rabu (17/6/2026).(foto: bambang/halloriau.com)Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
Rekomendasi Laptop Kuliah Terbaik 2026: Murah, Ringan, dan Awet Seharian
PGN mengadirkan program TAMASYA untuk dukung tumbuh kembang anak di Batam (foto/ist)PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
  Komisi I DPRD Pekanabru cek langsung Gelper yang disorot warga.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Datangi Gelper yang Heboh di Medsos, Ini Temuan di Lapangan
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Kasus 'Jatah Preman' PUPR Riau, KPK Hadirkan Pakar Pidana Unsoed sebagai Saksi Ahli
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved