www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
 
Indonesia Percepat Hilirisasi Sawit, Sembilan Inovasi Siap Digarap Industri
Selasa, 04 Maret 2025 - 07:08:49 WIB
ilustrasi sawit,
ilustrasi sawit,

JAKARTA – Industri kelapa sawit Indonesia semakin siap memasuki tahap hilirisasi dengan hasil riset yang siap dikomersialisasikan. Asosiasi Inventor Indonesia (AII) mengungkapkan bahwa dari 16 invensi hasil riset Program Grant Riset Sawit (GRS) 2021-2023 yang dievaluasi, lebih dari separuhnya telah mendapatkan komitmen dari industri dan siap melangkah ke tahap komersialisasi.

Dari jumlah tersebut, sembilan invensi telah mendapatkan Letter of Intent (LoI) atau surat kesepakatan sementara dengan calon investor, empat lainnya telah menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) untuk perlindungan informasi teknologi, sementara dua lainnya sedang dalam proses finalisasi NDA.

Ketua Umum AII, Prof. Dr. Didiek Hadjar Goenadi, menegaskan bahwa hilirisasi hasil riset tidak bisa berlangsung instan meskipun secara ekonomi sudah layak dikembangkan. “Proses komersialisasi hasil riset tidak semudah membalik telapak tangan. AII berperan sebagai jembatan antara inventor dan investor agar proses ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Didiek.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama dalam hilirisasi bukan hanya kesiapan teknologi, tetapi juga meyakinkan investor mengenai potensi ekonomi dari hasil riset tersebut.

“Sebelum masuk ke pembahasan teknologi secara mendalam, perlu ada ikatan awal dengan investor. Teknologi ini adalah 'barang dagangan', sehingga diperlukan perjanjian Non-Disclosure Agreement (NDA) untuk menjaga kerahasiaan inovasi,” paparnya.

Selain itu, regulasi lintas sektor yang belum sinkron juga menjadi kendala dalam percepatan hilirisasi. “Kami berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan hambatan regulasi ini agar semakin banyak hasil riset anak bangsa yang dapat dimanfaatkan secara luas,” kata Didiek.

Sejak 2019 hingga 2023, AII telah membantu mengantarkan 45 invensi hasil riset GRS menuju hilirisasi dengan mendapatkan komitmen dari industri. Namun, Didiek menekankan bahwa tantangan tidak berhenti pada tahap komitmen.

“Proses produksi massal, ketersediaan bahan baku, hingga strategi pemasaran juga harus dipersiapkan dengan matang,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Penyaluran Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP), Mohammad Alfansyah, memastikan bahwa perubahan nomenklatur dari BPDPKS menjadi BPDP tidak akan mengganggu program riset yang telah berjalan. Justru, cakupan penelitian diperluas tidak hanya pada kelapa sawit, tetapi juga mencakup kelapa, kakao, dan karet.

“Mulai tahun ini, inventor dapat mengajukan proposal riset terkait kelapa, kakao, dan karet dengan pendanaan dari BPDP untuk hilirisasi. Namun, riset yang diajukan minimal sudah berada pada tingkat kesiapan teknologi (Technology Readiness Level - TRL) 7,” ujar Alfansyah.

Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan, Ditjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Lila Harsya Bakhtiar, menyatakan dukungannya terhadap hilirisasi hasil riset sawit.

“Kelapa sawit telah menjadi penggerak utama ekonomi nasional. Saat ini, ada lebih dari 200 produk turunan sawit yang semuanya berasal dari riset,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia telah mengalami transformasi besar dalam industri sawit. “Dulu, kita hanya mengenal Crude Palm Oil (CPO), tetapi kini lebih dari 93 persen ekspor sawit sudah dalam bentuk produk olahan,” ungkapnya.

Kementerian Perindustrian, kata Lila, telah menyusun peta jalan (roadmap) hilirisasi industri berbasis minyak sawit dan biomassa sawit. “Kami akan terus mendorong agar inovasi berbasis kelapa sawit semakin berkembang dan memiliki daya saing global,” tambahnya, seperti yang dilansir dari republika.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Dumai, AKBP Angga F Herlambang memimpin kegiatan konferensi pers pengungkapan 27,2 kg sabu senilai Rp26 miliar, Rabu (17/6/2026).(foto: bambang/halloriau.com)Dari Kapten Kapal ke Pemilik Barang, Polisi Bongkar Rantai Penyelundupan 27 Kilogram Sabu di Dumai
Rekomendasi Laptop Kuliah Terbaik 2026: Murah, Ringan, dan Awet Seharian
PGN mengadirkan program TAMASYA untuk dukung tumbuh kembang anak di Batam (foto/ist)PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
  Komisi I DPRD Pekanabru cek langsung Gelper yang disorot warga.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Datangi Gelper yang Heboh di Medsos, Ini Temuan di Lapangan
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Kasus 'Jatah Preman' PUPR Riau, KPK Hadirkan Pakar Pidana Unsoed sebagai Saksi Ahli
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved