www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
 
Ekspor CPO RI Anjlok, Gapki: Harga Minyak Sawit Merosot
Selasa, 17 Desember 2024 - 06:05:24 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkap penyebab turunnya nilai ekspor komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dan turunannya hingga menyentuh dua digit, tepatnya sebesar 11,76% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada November 2024.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor CPO dan turunannya turun dari US$2,37 miliar pada Oktober 2024 menjadi US$2,09 miliar pada November 2024. Namun, nilai ekspornya naik tipis 2,24% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari US$2,04 miliar pada November tahun lalu.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono mengatakan bahwa penurunan ekspor CPO dan turunannya pada periode November dipicu harga minyak sawit yang lebih mahal.

“Penurunan ekspor disebabkan karena harga minyak sawit lebih mahal dari minyak nabati lain seperti minyak bunga matahari dan minyak kedelai,” kata Eddy, Senin (16/12/2024).

Dia merincikan, harga minyak sawit bulan lalu CIF Rottterdam US$1.300. Sementara itu, harga minyak kedelai US$1.150 dan harga minyak bunga matahari US$1.200.

Dengan tingginya harga minyak sawit, membuat importir lebih memilih harga minyak dari komoditas lain yang lebih murah. “Akhirnya importir ada pilihan untuk membeli yang lebih murah,” ungkapnya.

Untuk itu, Gapki juga memperkirakan ekspor CPO dan turunan pada akhir 2024 belum membaik. “Akhir tahun ini sepertinya belum membaik walaupun produksi juga turun sekitar 4-5% dibandingkan 2023,” ujarnya.

Sebelumnya, BPS mencatat volume ekspor komoditas unggulan Indonesia, yakni CPO dan turunannya hanya 1,91 juta ton pada November 2024. Angkanya merosot jika dibandingkan bulan lalu dan periode yang sama di tahun lalu.

Pada Oktober 2024, volume CPO dan turunannya mencapai 2,33 juta ton. Sedangkan pada November 2023, volumenya mampu mencapai 2,52 juta ton.

Terpisah, Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal memandang penurunan ekspor CPO dan turunannnya bisa disebabkan dari turunnya permintaan impor dari negara tujuan utama, seperti India atau China.

Apalagi, menurut kacamata Faisal, permintaan domestik China tengah melemah. Setali tiga uang dengan India yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami tren pelemahan impor. Menurutnya, hal ini bisa berpengaruh terhadap CPO.

“Secara umum, ada kemungkinan ada faktor eksternal dari negara-negara tujuan ekspor yang memengaruhi penurunan ekspor CPO dan turunannya,” kata Faisal kepada Bisnis.

Faisal menilai jika penurunan ekspor ini disebabkan dari lesunya permintaan negara tujuan ekspor, maka nilai ekspor CPO dan turunan Indonesia sangat tergantung pada pemulihan suatu negara.

“Bisa juga dengan faktor lain, mungkin dari sisi over supply. Ini yang perlu dianalisis lebih lanjut,” tuturnya, seperti yang dilansir dari bisnis.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
  Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved